10 Kuliner Malam Solo Jam 12 Malam yang Wajib Dicoba, dari Angkringan hingga Tengkleng

10 Kuliner Malam Solo Jam 12 Malam yang Wajib Dicoba, dari Angkringan hingga Tengkleng

10 Kuliner Malam Solo Jam 12 Malam yang Wajib Dicoba, dari Angkringan hingga Tengkleng

Kalau Anda tiba di Solo saat jarum jam mendekati tengah malam, jangan khawatir soal perut. Kota ini punya satu kelebihan yang sering dirindukan para perantau: kuliner malam Solo jam 12 malam yang tetap hidup, hangat, dan penuh cerita. Bahkan, di waktu ketika kota lain mulai sunyi, Solo justru seperti membuka dapurnya lebih lebar.

Kami sering bilang ke teman-teman dari luar kota, “di Solo itu, lapar tengah malam bukan masalah—justru kesempatan.” Kesempatan untuk merasakan suasana yang lebih santai, menikmati makanan tanpa terburu-buru, dan ngobrol dengan penjual yang kadang sudah seperti keluarga sendiri.

Gambaran Kuliner Malam Solo yang Tak Pernah Tidur

Solo memang dikenal sebagai kota budaya, tetapi di balik itu semua, kota ini juga punya denyut kehidupan malam yang unik. Tidak bising, tidak berisik, tetapi hangat dan hidup. Kuliner malam di Solo bukan sekadar soal makan—ini tentang suasana.

Mulai dari angkringan sederhana di pinggir jalan, warung tenda yang mengepul aroma sate, hingga warung legendaris yang tetap buka sampai larut malam—semuanya punya tempat di hati warga.

Menariknya lagi, banyak kuliner malam Solo jam 12 malam yang justru terasa lebih nikmat. Entah karena udara malam yang lebih dingin, atau karena suasana yang lebih tenang, setiap suapan terasa lebih “kena”.

10 Kuliner Malam Solo Jam 12 Malam yang Wajib Dicoba

Berikut ini adalah rekomendasi tempat makan yang masih bisa Anda nikmati saat tengah malam di Solo. Kami pilihkan berdasarkan pengalaman, cerita warga, dan reputasi yang sudah teruji.

1. Angkringan Omah Semar

Kalau bicara kuliner malam, angkringan selalu jadi jawaban pertama. Omah Semar termasuk yang cukup populer di kalangan anak muda dan pekerja malam.

Suasananya santai, penuh tawa, dan kadang diiringi obrolan panjang sampai dini hari. Menu seperti nasi kucing, sate usus, dan wedang jahe jadi favorit.

Yang membuat tempat ini spesial adalah kebersamaan. Anda bisa datang sendiri, tapi pulang dengan cerita.

2. Hik (Angkringan) Solo di Sekitar Manahan

Di kawasan Manahan, banyak hik atau angkringan yang buka sampai lewat tengah malam. Bahkan, beberapa tetap melayani pelanggan hingga dini hari.

Menu sederhana seperti nasi bandeng, sate telur puyuh, dan gorengan justru terasa istimewa saat dinikmati di bawah lampu temaram.

Ini pilihan tepat kalau Anda mencari Kuliner Malam Solo Murah tanpa kehilangan rasa.

3. Sate Kambing Pak Manto (Cabang Malam)

Nama Pak Manto sudah sangat dikenal di Solo. Beberapa cabangnya tetap buka sampai malam, bahkan mendekati tengah malam.

Sate buntelnya jadi primadona. Daging kambing cincang yang dibungkus lemak, kemudian dibakar perlahan, menghasilkan rasa yang lembut dan kaya.

Cocok untuk Anda yang ingin makan berat sebelum kembali ke hotel.

4. Tengkleng Solo Dlidir

Di sebuah sudut Solo, ada dapur yang aromanya seperti memanggil orang pulang. Asapnya naik perlahan, membawa wangi rempah yang hangat dan dalam.

Di Warung Tengkleng Solo Dlidir, dapur tak sekadar memasak—ia berbisik lewat asap rempah.

Menu seperti tengkleng kuah dengan tulang yang empuk (Rp40.000) terasa seperti pelukan hangat di tengah malam. Rica-rica (Rp45.000) hadir dengan rasa yang lebih berani, sementara sate buntel dua tusuk (Rp40.000) jadi penutup yang sulit dilupakan.

Kalau datang bersama rombongan, kepala kambing lengkap (Rp150.000) bisa jadi pengalaman makan yang berbeda. Bahkan, ada paket hemat seperti oseng Dlidir + tongseng + nasi + es jeruk hanya Rp20.000.

Tempatnya nyaman, parkir luas bahkan untuk bus, ada mushola dan toilet bersih. Cocok untuk keluarga maupun rombongan wisata.

Kadang, kami merasa tempat seperti ini bukan sekadar warung—tapi bagian dari cerita Solo itu sendiri. Jika Anda ingin eksplor lebih banyak pilihan lokasi, Anda bisa melihat tempat kuliner malam Solo buka jam 12 yang sudah kami rangkum.

5. Nasi Liwet Bu Wongso Lemu (Versi Malam)

Nasi liwet memang identik dengan pagi dan sore, tetapi beberapa penjual tetap buka hingga malam.

Rasa gurih santan, suwiran ayam, dan labu siam berpadu sempurna. Apalagi kalau dimakan saat udara malam mulai dingin.

Ini pilihan yang lebih ringan, tapi tetap mengenyangkan.

6. Wedangan Pendhopo

Tempat ini bukan hanya soal makan, tetapi juga pengalaman. Anda bisa duduk santai, menikmati live music, dan menyantap menu tradisional.

Meski tidak selalu buka sampai sangat larut, sering kali tempat ini masih ramai menjelang tengah malam.

Cocok untuk Anda yang ingin menikmati Solo dengan suasana yang lebih “hidup”.

7. Soto Gading (Beberapa Cabang Malam)

Soto Gading terkenal sebagai langganan tokoh-tokoh penting. Namun, beberapa versi warung soto di Solo tetap buka hingga malam.

Kuahnya ringan, tetapi kaya rasa. Cocok untuk Anda yang tidak ingin makan terlalu berat di malam hari.

8. Gudeg Ceker Margoyudan (Bu Kasno)

Ini salah satu kuliner malam legendaris di Solo. Bahkan, banyak yang rela antre sejak malam untuk bisa menikmati gudeg cekernya.

Tekstur ceker yang empuk dan bumbu manis khas Jawa membuatnya begitu khas.

Kalau Anda mencari pengalaman kuliner malam yang autentik, ini wajib masuk daftar.

9. Tongseng dan Gulai Kambing Pinggir Jalan

Di beberapa titik Solo, terutama dekat pasar dan jalan besar, Anda bisa menemukan warung tenda yang menjual tongseng dan gulai sampai tengah malam.

Aromanya kuat, rasanya dalam, dan porsinya cukup mengenyangkan.

Ini tipe tempat yang sering jadi favorit warga lokal.

10. Warmindo & Warung Nasi Goreng Malam

Terakhir, jangan lupakan warung nasi goreng dan warmindo yang tersebar di seluruh Solo.

Meskipun sederhana, tempat-tempat ini sering jadi penyelamat lapar tengah malam. Harganya terjangkau, rasanya familiar, dan selalu tersedia.

Cerita Menikmati Kuliner Malam di Solo

Kami masih ingat satu malam ketika hujan turun pelan di Solo. Jalanan basah, lampu-lampu kota memantul di aspal, dan udara terasa lebih dingin dari biasanya.

Kami berhenti di sebuah warung tengkleng. Tidak besar, tidak mewah, tapi hangat. Suara sendok beradu, uap kuah naik perlahan, dan obrolan ringan terdengar di sana-sini.

Saat itu, kami sadar—kuliner malam di Solo bukan hanya soal rasa. Ini tentang suasana, tentang rasa pulang, tentang jeda di tengah perjalanan.

Tips Memilih Kuliner Malam Solo Jam 12 Malam

1. Pilih tempat yang ramai
Biasanya, tempat yang ramai menandakan rasa yang sudah teruji.

2. Perhatikan kebersihan
Meski sederhana, banyak warung di Solo yang tetap menjaga kebersihan dengan baik.

3. Sesuaikan dengan selera
Kalau ingin ringan, pilih angkringan. Kalau ingin berat, tengkleng atau sate bisa jadi pilihan.

4. Siapkan uang tunai
Tidak semua tempat menerima pembayaran digital.

5. Nikmati suasananya
Jangan buru-buru. Kuliner malam di Solo itu soal menikmati waktu.

Penutup

Solo mungkin tidak pernah benar-benar tidur. Di balik suasananya yang tenang, selalu ada warung yang tetap menyala, selalu ada dapur yang terus mengepul.

Kuliner malam Solo jam 12 malam bukan hanya tentang mengisi perut, tetapi tentang merasakan kota ini dengan cara yang paling hangat.

Kalau Anda datang ke Solo, jangan hanya tidur lebih awal. Cobalah keluar sebentar, cari warung kecil, duduk santai, dan biarkan kota ini menyapa Anda lewat rasa.

Kami tunggu Anda di Solo, semoga setiap langkah perjalanan Anda dimudahkan, tubuh selalu sehat, dan rezeki Anda mengalir dengan barokah. Aamiin.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Kuliner malam Solo buka sampai jam berapa?

Banyak kuliner malam di Solo buka hingga jam 12 malam, bahkan beberapa seperti angkringan dan gudeg ceker bisa sampai dini hari.

Apa saja kuliner malam Solo yang terkenal?

Beberapa yang terkenal antara lain tengkleng, sate buntel, gudeg ceker, nasi liwet, dan berbagai angkringan khas Solo.

Kuliner malam Solo murah dimana?

Anda bisa menemukan kuliner murah di angkringan, hik, dan warmindo yang tersebar di berbagai sudut kota Solo.

Apakah ada tempat makan Solo yang buka jam 12 malam?

Ada banyak, seperti angkringan, warung tengkleng, dan beberapa warung tenda yang tetap buka hingga tengah malam.

Tempat makan malam Solo yang enak untuk rombongan?

Warung seperti Tengkleng Solo Dlidir cocok untuk rombongan karena tempatnya luas dan fasilitasnya lengkap.

Kuliner malam Solo yang cocok untuk wisatawan?

Hampir semua cocok, tetapi yang paling direkomendasikan adalah tengkleng, sate buntel, dan angkringan karena mencerminkan khas Solo.

Warung tengkleng bu jito dlidir Pusat :

Instagram kami :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *