Hotel heritage solo di jalan Slamet riyadi

Hotel heritage solo salah satunya yakni The Royal Heritage Surakarta. Hotel yang ada di kawasan Jalan Slamet Riyadi ini menyajikan interior yang kental dengan budaya Jawa. Tidak heran jika para tamu yang masuk ke hotel ini seakan diajak bernostalgia dengan masa lalu. Saat para tamu menginjakkan kaki ke dalam hotel mereka akan bisa menikmati interior yang sangat menawan. Sejumlah ukiran khas Jawa, dan juga artefak yang kental Jawa juga menghiasi setiap sudut hotel. Tidak hanya itu, banyaknya wayang orang dan juga pernak pernik yang identik dengan Jawa juga banyak ditemui di hotel ini.

Hotel heritage solo

Hotel ini bisa dikatakan satu-satunya hotel di Solo yang benar-benar mengusung budaya Jawa sebagai “menu” utama untuk menyambut dan memanjakan para tamu. Bahkan kemodernan yang berkembang saat ini seolah tidak mampu mempengaruhi hotel ini untuk mengubah image sebagai hotel heritage yang ada di Solo dan menjadi kebanggaan masyarakat Solo.

Tentang situs kami lainnya bisa lihat di jasa aqiqah, tengkleng solo, perlengkapan umroh dan batik asli solo.

Hotel heritage solo berada di sekitar wisata budaya

Keberadaan hotel yang ada di tengah kota ini memang sangat sesuai dengan mengusung budaya Solo sebagai ikonnya. Bagaimana tidak, hotel ini diapit oleh sejumlah destinasi wisata yang identik dengan tempat-tempat bersejarah. Seperti Keraton Kasunanan Surakarta yang ada di bagian depan hotel. Para pengujung dapat dating ke keraton hanya dengan berjalan kaki. Jarang yang tidak lebih dari 1 kilomter ini membuat para wisatawan seakan dimudahkan untuk mengunjungi kawasan wisata yang ada di Solo. Selain itu, wisatawan juga akan disuguhkan dengan sejumlah tempat yang tidak kalah menariknya. Karena, saat mereka menuju ke Keraton, mereka dipastikan akan melewati Alun-alun Utara yang menjadi kawasan terbuka.

Kemudian mereka juga akan disuguhkan dengan keberadaan Pasar Klewer yang berada tidak jauh dari Alun-alun. Menariknya lagi, para wisatawan juga akan dimanjakan dengan barang-barang tekstil dengan harga murah di pasar yang sempat terbakar beberapa tahun silam itu. Selain berkunjung ke Keraton, wisatawan juga bisa menyusuri kawasan di Kauman. Di mana kampung ini sangat identik dengan sentra batiknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.