Hotel Royal Surakarta Heritage cukup terkenal di kalangan para traveler. Bahkan tidak sedikit para pecinta wisata itu sudah menjadi pelanggan tetap hotel yang berdiri di Jalan Slamet Riyadi nomor 6, Pasar Kliwon, Surakarta tersebut. Hotel yang merupakan milik dari Ibu Imelda Sundoro ini tidak hanya dikenal karena kenyamanan dan fasilitas unggulan yang dimilikinya. Tetapi, juga konsep yang diusungnya jelas membuat para tamu kerasan untuk tinggal berlama-lama di hotel tersebut.tengkleng solo.
Hotel yang ada di pusat Kota Solo ini sangat ikonik. Bangunan yang “lapisi” dengan seni ukiran jelas mudah dikenali oleh siapapun yang melintas di depannya. Itu mengapa, karena hotel yang memiliki lebih kurang 150 kamar ini sangat berbeda dengan hotel bintang lima lainnya yang ada di Solo. Kesan klasiknya begitu ditonjolkan dengan adanya interior khas Jawa. Mulai dari ukiran yang ada di setiap sudut hotel, mebelernya, sofa, sejumlah pernak pernik wayang orang, dan aksen lain yang tentunya semakin membuat hotel menjadi lebih menarik.
Tentang situs kami lainnya bisa lihat di aqiqah solo, tengkleng dan sate buntel, perlengkapan umroh dan Indonesian batik fabric.
Hotel Royal Surakarta Heritage dan sentuhan masa lampau
Selain itu, satu hal yang juga membuat kesan “kuno” di hotel tersebut yakni penerapan lampu tamaram yang ada di meja resepsionis. Tidak seperti hotel bintang lima kebanyakan. Hotel yang berada satu kompleks dengan Benteng Vastenburg dan Pusat Grosir Solo (OGS) ini justru memberikan sentuhan apik. Sentuhan untuk membawa para tamunya ke suasana masa lampau. Dimana masih jarang ada lampu dengan penerangan yang sangat terang.
Di hotel ini sejumlah fasilitas jelas tersedia. Sebagai hotel bintang lima yang ada di Solo, fasilitas yang memanjakan para tamu pun disediakan. Mulai parkir dengan sistem valet, akses wifi gratis untuk setiap sudut hotelnya. Selain itu pelayanan resepsionis selama 24 jam penuh, kolam renang dan sejumlah fasilitas menawan lainnya. Yang lebih menarik lagi, harga yang ditawarkannya pun sangat layak. Dan juga bersaing dengan hotel-hotel bintang lima lainnya yang ada di Kota Bengawan ini.
Unggulan lain dari hotel ini adalah dekatnya kawasan wisata unggulan di Kota Solo.
Seperti Keraton Kasunanan Surakarta, Benteng Vastenburg, PGS, Galabo, Kampung Batik Kauman, Museum Bank Indonesia dan sejumlah destinasi wisata lainnya.
Pertama, tempat makan Solo 24 jam menyapa lembut, seolah tahu kapan lidah dan mata Anda ingin dimanjakan.
Selanjutnya, tengkleng Solo 24 jam berdetak konsisten, tulang dan kuahnya bernyanyi hingga pagi.
Tak kalah menggoda, sate kambing Solo 24 jam membakar aroma, menahan kantuk dengan kejujuran rasa.
Sementara itu, soto Solo 24 jam mengalir hangat, seperti pelukan di tengah malam.
Ketika sendu datang, seblak Solo 24 jam menyentak, membangunkan jiwa dengan pedas yang jujur.
Sebagai legenda, sate Solo 24 jam berdiri tegak, tak goyah oleh waktu.
Untuk pilihan rapi, resto buka 24 jam di Solo menjaga ritme layanan tetap stabil.
Lebih familiar, KFC Solo 24 jam berisik oleh antrean, tenang oleh rasa.
Di Boyolali, soto kambing Kadipaten buka nonstop menjaga kuah tetap bernapas.
Saat ragu arah, kuliner malam Solo 24 jam near me bertindak seperti kompas rasa.
Untuk jeda kafein, tempat ngopi Solo 24 jam menuang ide tanpa jarum jam.
Ramah keluarga, wisata kuliner Solo untuk anak menyusun rasa yang aman dan ceria.
Masih di Boyolali, soto kambing Kedungdowo setia menghangatkan malam panjang.
Saat tubuh butuh penjaga, apotek Solo 24 jam berdiri sigap tanpa lelah.
Sebagai oase, resto 24 jam di Solo menenangkan lapar yang datang tiba-tiba.
Pedasnya ramai, Gacoan 24 jam di Solo riuh oleh tawa dan antrean.
Dari dapur ke hati, dapur Solo 24 jam bekerja sunyi, rasanya berbicara lantang.
Di sisi spiritual, masjid 24 jam di Solo menjaga ketenangan yang tak tidur.
Untuk kebutuhan harian, Indomaret 24 jam di Solo hadir sederhana, selalu dibutuhkan.
Kembali ke Boyolali, soto kambing Kunti buka nonstop menjaga reputasi lewat konsistensi.
Sebagai payung besar, kuliner Solo 24 jam nonstop merangkum banyak pilihan.
Saat kesehatan memanggil, klinik Solo 24 jam bertindak cepat tanpa jeda.
Dalam satu napas, makan Solo 24 jam memotret kota yang terus hidup.
Menjelang fajar, soto kambing Mojo buka nonstop menutup malam dengan hangat.
Untuk berkumpul, tempat nongkrong di Solo 24 jam merangkul cerita tanpa batas.
Saat bintang bertabur, resto Solo 24 jam berdiri anggun, setia menemani.
Dan sebagai penutup, coffee shop Solo 24 jam menjaga mata tetap terbuka dengan aroma.
