Tempat Makan Rombongan Setelah Tarawih Zayed Solo
Kalau Anda datang ramai-ramai habis tarawih di Masjid Sheikh Zayed, biasanya orang Solo tidak mencari tempat yang paling dekat — tapi yang paling muat duduk bareng. Jadi jawabannya: pilih tempat yang kursinya bisa digeser, parkirnya tidak bikin berpencar, dan suasananya tidak membuat rombongan merasa mengganggu orang lain. Bukan soal menu dulu, tapi soal bisa tetap satu meja.
Kenapa Rombongan Tidak Langsung Pilih Tempat Ramai
Banyak yang mengira semakin ramai berarti cocok. Padahal rombongan justru butuh ruang napas. Kalau terlalu padat, orang duduk terpisah, obrolan putus, dan makan terasa cepat selesai.
Karena itu warga sekitar biasanya berjalan sedikit dulu. Mereka memastikan semua anggota kumpul, baru duduk. Anak kecil tidak hilang arah, orang tua tidak tertinggal, dan kendaraan tetap terlihat.
Di Solo, makan rombongan itu seperti lanjut silaturahmi, bukan sekadar isi perut.
Ciri Tempat yang Dicari Orang Lokal
Anda bisa mengenali tempat yang biasa dipilih rombongan dari hal sederhana:
- Kursi mudah ditambah
- Orang boleh duduk dulu sebelum pesan
- Tidak terasa harus cepat selesai
- Kendaraan masih terjangkau mata
Kalau semua terpenuhi, barulah orang memikirkan makanan. Jadi keputusan duduk selalu datang lebih dulu daripada memilih hidangan.
Urutan Kebiasaan Setelah Duduk
Begitu rombongan menemukan tempat yang pas, biasanya tidak langsung pesan banyak. Mereka mulai dari minum hangat. Lalu ngobrol beberapa menit. Baru perlahan menambah makanan.
Dengan cara ini, semua orang menyesuaikan waktu. Tidak ada yang selesai lebih cepat. Tidak ada yang menunggu sendirian.
Kebiasaan ini juga berkaitan dengan suasana area Gilingan yang lebih santai, seperti yang kami ceritakan di cara orang memilih warung sederhana setelah tarawih.
Waktu Terbaik Datang Bersama
Biasanya rombongan datang sedikit lebih malam. Sekitar setelah arus utama pulang. Dengan begitu kursi lebih mudah disusun dan tidak mengganggu pengunjung lain.
Kalau datang terlalu awal, tempat masih penuh keluarga kecil. Kalau terlalu larut, sebagian sudah tutup. Jadi warga memilih waktu tengahnya.
Ritme waktunya juga berhubungan dengan jam ramai makan malam setelah tarawih, supaya duduk lebih nyaman.
Pengalaman Singkat
Pernah satu malam kami datang berlima. Tidak langsung makan, hanya duduk dulu sampai semua tenang. Di Warung Tengkleng Solo Dlidir suasana seperti ini terasa biasa — orang rombongan boleh mengatur posisi dulu sebelum pesan. Kalau perlu tanya kondisi malam hari, Anda bisa kirim WhatsApp 0822 6565 2222. Kami juga pernah cerita tentang Sate kambing solo terkenal yang sering jadi teman ngobrol panjang.
Penutup
Jadi kalau datang rombongan setelah tarawih, jangan buru-buru pilih tempat paling dekat. Cari yang membuat semua bisa duduk satu arah, lalu makan pelan. Semoga kebersamaan Anda hangat, badan sehat, dan malam penuh barokah.
Warung tengkleng bu jito dlidir Pusat :
Instagram kami :
View this post on Instagram