Sate dan Tengkleng: Jantung Kuliner Solo Malam yang Selalu Dicari
Beberapa kota punya makanan khas. Solo punya kebiasaan. Dan kebiasaan itu sering dimulai dari asap arang yang naik perlahan di malam hari.
Saat udara mulai turun dan jalanan tidak lagi terburu-buru, pemburu kuliner Solo malam biasanya menuju satu arah: sate dan tengkleng.
Ia bukan sekadar menu. Ia seperti tanda bahwa malam benar-benar dimulai.
Jika Anda baru mengenal dunia malam Solo, kami sarankan membaca dulu rekomendasi kuliner Solo malam populer agar tidak tersesat memilih rasa.
Kami doakan perjalanan rasa Anda menyenangkan, tubuh sehat, dan rezeki selalu barokah.
Mengapa Sate dan Tengkleng Selalu Bersama
Sate mengundang. Tengkleng menenangkan.
Satu datang lebih dulu lewat aroma, satu tinggal lebih lama lewat kuahnya. Karena itu banyak orang tidak pernah memilih salah satu — mereka memilih keduanya.
Dalam peta tempat kuliner malam Solo buka dini hari, dua menu ini hampir selalu ada.
Sate: Percakapan Pertama Malam
Arang tidak pernah tergesa. Ia membakar perlahan, memberi waktu bumbu meresap.
- Sate kambing muda
- Sate buntel
- Sate kikil
- Sate jeroan
Sate adalah pembuka obrolan. Orang mulai bicara setelah tusuk kedua.
Banyak pemburu rasa memulai dari menu hemat dulu sebelum naik ke bakaran berat seperti di kuliner Solo malam murah meriah.
Tengkleng: Penutup yang Tidak Mau Dilupakan
Setelah sate selesai, datanglah mangkuk hangat. Tengkleng tidak mengejar kenyang cepat — ia mengejar puas.
Kuahnya ringan tapi dalam. Tulangnya sederhana tapi jujur.
Anda juga bisa melihat sejarah rasa panjangnya di kuliner Solo malam legendaris yang sudah menemani banyak generasi.
Kenikmatan Berlapis dalam Satu Meja
Sate memberi aroma, tengkleng memberi pelukan. Kombinasi ini membuat banyak orang bertahan lebih lama di kursi plastik daripada di rumah sendiri.
Dan ketika udara makin dingin, pilihan berkuah hangat selalu terasa benar seperti di kuliner Solo malam berkuah hangat.
Persinggahan Hangat: Tengkleng Solo Dlidir
Di warung tengkleng solo dlidir menyediakan menu perkambingan spesial.
Tengkleng solo dengan kuah rempah berkualitas tinggi harga Rp 40.000,- per porsi. Tengkleng masak rica harga Rp 45.000.- per porsi. Kepala kambing + 4 kaki kambing harga Rp 150.000,- per porsi bisa untuk 4 sampai 8 orang.
Sate buntel bahan kambing lokal berkualitas harga Rp 40rb untuk 2 tusuk sate buntel di warung tengkleng dlidir. Sate kambing muda khas solo harga Rp 30.000,- per porsi.
Oseng dlidir yakni paket hemat tongseng + nasi + es jeruk cuma Rp 20.000,- dan sego gulai kambing Rp 10.000,- (malam hari).
Sate kambing solo terkenal berbicara lembut lewat aroma yang tak sabar menyapa.
Parkir luas, bus dan elf bisa parkir. Ada mushola dan toilet sehingga rombongan nyaman.
Reservasi WhatsApp: 0822 6565 2222
Penutup
Pada akhirnya sate dan tengkleng bukan hanya makanan malam. Ia jeda. Ia alasan orang tidak langsung pulang.
Kami tunggu kedatangan Anda. Semoga setiap suapan membawa hangat, kesehatan, dan rezeki yang barokah.
Warung tengkleng bu jito dlidir Pusat :
Instagram kami :
View this post on Instagram

