Sarapan Kuliner Tradisional Solo yang Wajib Dicoba: Awali Hari Anda dengan Rasa yang Tulus
Pagi di Solo memiliki bahasa rasa sendiri. Ketika kota masih bangun, aroma makanan tradisional sudah mulai berkumpul di jalanan, seperti undangan lembut untuk berhenti sejenak, duduk, dan menikmati pagi bersama secangkir kopi atau teh hangat.
Jika Anda ingin memulai hari khas Solo, ada banyak pilihan sarapan kuliner tradisional Solo wajib coba yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga penuh karakter dan cerita. Masing-masing membawa energi tersendiri, seolah siap menyapa lidah Anda dengan kehangatan yang spesial.
Kami doakan semoga setiap pagi Anda dimulai dengan kebaikan, kesehatan, dan keberkahan. Aamiin.
Apa yang Membuat Sarapan Solo Begitu Istimewa?
Sarapan di Solo bukan hanya soal mengisi perut. Ia adalah tradisi yang sudah berjalan lama, diwariskan dari generasi ke generasi. Anda akan melihat bagaimana warga lokal singgah di tempat yang sama setiap pagi, bukan hanya karena rasanya, tetapi karena hati mereka sudah nyaman.
Rasa sarapan tradisional Solo tidak pernah terburu-buru. Ia mengajak Anda merasakan setiap suapan sambil menikmati pagi yang tenang. Ini yang membuat sarapan tradisional Solo selalu dirindukan oleh siapa pun yang pernah mencobanya.
Kalau Anda ingin melihat gambaran besar semua kuliner khas Solo, mulai dari sarapan sampai makan malam, cek panduan lengkap kami di kuliner khas Solo yang wajib dicoba.
Lontong Balap Solo – Paduan Tekstur Lembut dan Kuah Hangat
Lontong Balap Solo hadir dengan lontong lembut, tauge segar, dan kuah bening yang ringan namun penuh rasa. Setiap suapan terasa seperti senyum pagi: halus, perlahan, dan menenangkan.
Biasanya ditambah gorengan, sambal, dan bawang goreng yang membuat aroma semakin menggoda. Lontong Balance Solo adalah permulaan pagi yang ramah untuk lidah, terutama bagi Anda yang tidak terlalu suka rasa berat di pagi hari.
Selain itu, menu ini juga berbagi tempat di hati warga Solo, sama seperti tengkleng yang jadi favorit di siang hari. Anda bisa lanjut membaca tentang tengkleng yang selalu dicari di tengkleng Solo kuliner wajib dicoba.
Serabi Notosuman – Nikmat Manis yang Bercampur Tradisi
Serabi Notosuman adalah sejenis pancake tradisional yang lembut, dengan rasa yang manis dan sedikit gurih. Teksturnya empuk seperti pelukan hangat yang datang pagi-pagi, dan aromanya seperti mengundang Anda untuk berhenti sejenak menikmati saat ini.
Biasanya serabi disajikan dengan berbagai topping, mulai dari gula merah hingga kinca, membuat tiap suapan terasa seperti cerita tersendiri.
Jajan Pasar: Kecil Tapi Penuh Makna
Tidak lengkap sarapan tradisional Solo tanpa sekilas jajan pasar. Kue lupis dengan saus gula merah, getuk, dan cenil kerap menghiasi pagi warga Solo. Masing-masing kecil, tetapi membawa rasa yang besar.
Jajan pasar seolah berbicara, “Bangunlah dengan rasa yang sederhana tetapi bermakna.” Ketika Anda menggigitnya, lidah tersenyum, hati pun ikut gembira.
Nasi Liwet Solo – Sarapan Penuh Energi
Nasi liwet Solo bukan hanya untuk makan siang atau malam. Bagi sebagian warga lokal, ini juga sarapan yang penuh tenaga. Nasi hangat dengan kuah santan yang ringan, suwiran ayam atau ikan teri, serta sambal kecap membuat pagi terasa lengkap.
Menu ini punya cita rasa manis-gurih yang seimbang, cocok untuk Anda yang ingin energi ekstra sebelum memulai aktivitas.
Kalau Anda ingin tahu lebih banyak tentang nasi liwet khas Solo, kami sudah membahasnya di nasi liwet Solo kuliner khas wajib dicoba.
Sarapan Daging Tradisional Solo
Kuliner Solo juga memiliki pilihan sarapan daging yang tidak kalah istimewa. Beberapa di antaranya bahkan sudah menjadi favorit warga lokal sejak lama.
- Timlo – Sup bening yang berisi irisan daging, hati ampela, sosis, dan telur, perpaduan budaya yang harmonis dalam satu mangkok.
- Sosis Solo – Daging suwir berbumbu yang dibungkus dadar telur tipis, lezat dan mengenyangkan.
Kedua menu ini sering menjadi pilihan ketika Anda mencari sarapan yang tidak hanya ringan tetapi juga bergizi.
Jika Anda ingin eksplor lebih jauh soal olahan daging khas Solo, cek artikel kami tentang makanan daging khas Solo yang wajib dicoba.
Menyantap Sarapan dengan Nyaman di Solo
Sarapan terasa lebih lengkap jika Anda menikmatinya di tempat yang nyaman. Parkir luas, suasana bersih, dan fasilitas yang memadai menjadi pertimbangan banyak warga lokal maupun wisatawan.
Salah satu tempat yang punya kombinasi rasa dan kenyamanan itu adalah Warung Tengkleng Solo Dlidir. Meski dikenal sebagai tempat makan siang dan malam, sarapan di sini juga terasa hangat karena suasana dan layanan yang bersahabat.
Warung ini menyediakan area parkir luas yang bisa menampung bus maupun elf, mushola, dan toilet yang bersih. Hal ini membuat sarapan bersama rombongan atau keluarga menjadi lebih tenang.
Menu Sarapan dan Paket di Warung Tengkleng Solo Dlidir
Warung Tengkleng Solo Dlidir punya sederet menu yang cocok untuk memulai hari Anda:
- Tengkleng Solo dengan kuah rempah berkualitas tinggi – Rp 40.000,- per porsi, sering juga dipilih untuk kebutuhan aqiqah Solo.
- Tengkleng masak rica – Rp 45.000,- per porsi
- Tengkleng Solo kepala kambing + 4 kaki kambing – Rp 150.000,- per porsi (cukup untuk 4–8 orang)
- Sate buntel bahan kambing lokal berkualitas – Rp 40.000,- untuk 2 tusuk
- Oseng Dlidir (tongseng + nasi + es jeruk) – Rp 20.000,-
- Sego gulai kambing – Rp 10.000,- (tersedia malam hari)
Pemesanan dan informasi bisa melalui WhatsApp 0822 6565 2222 atau kunjungi website kami di tengklengsolo.com.
Di area yang sama, juga tersedia koleksi Milyaran Batik Dlidir berupa seragam batik tulis asli canting untuk menambah pengalaman Anda.
Penutup: Mulai Hari Anda dengan Selera Lokal Solo
Sarapan kuliner tradisional Solo wajib coba bukan hanya soal rasa — ia tentang cara memulai hari yang harmonis dan penuh rasa persahabatan. Dari lontong balap sampai nasi liwet, semuanya memanggil Anda untuk berhenti sejenak, menyapa pagi, dan bersyukur.
Kami doakan setiap pagi Anda dipenuhi kesehatan, rezeki yang lancar, dan keberkahan di setiap langkah. Aamiin.
Silakan atur waktu Anda dan rasakan langsung sarapan khas Solo yang penuh kenangan.
