Perbedaan Serabi Notosuman Asli dan KW: Jangan Sampai Salah Beli!.
Serabi Notosuman memang sudah jadi ikon oleh-oleh khas Solo. Saking populernya, sekarang banyak penjual yang ikut-ikutan pakai nama “Notosuman”. Masalahnya, tidak semuanya asli. Ada yang KW, ada yang cuma numpang tenar 😅
Nah, biar kamu nggak salah beli, di artikel ini kita bakal bahas perbedaan serabi Notosuman asli dan yang tiruan secara lengkap. Mulai dari rasa, aroma, tekstur, cara masak, sampai kemasan. Santai saja bacanya, anggap kita lagi ngobrol sambil ngemil serabi.
Kalau kamu belum baca artikel utama tentang serabi, wajib mampir dulu:
👉 Serabi Notosuman Oleh-Oleh Khas Solo
Kenapa Banyak Serabi KW?
Jawabannya simpel: karena laris.
Setiap hari, ratusan bahkan ribuan box serabi Notosuman terjual. Ini bikin banyak pedagang tergiur:
- Ikut bikin serabi
- Pakai nama “Notosuman”
- Padahal lokasinya jauh dari sana
Sebenarnya sah-sah saja jual serabi. Tapi yang bikin masalah:
- Mengklaim “asli Notosuman”
- Padahal kualitas beda jauh
Makanya, penting banget buat tahu ciri aslinya.
Ciri Serabi Notosuman Asli
1. Lokasi Penjualan
Serabi Notosuman asli dijual di:
- Jalan Notosuman, Solo
- Beberapa cabang resmi
Kalau kamu beli di luar area itu, patut curiga.
Lokasi resmi bisa cek di:
👉 Lokasi Toko Serabi Notosuman
2. Cara Masak Tradisional
Yang asli:
- Masak pakai wajan tanah liat
- Pakai tungku arang
- Dibuat satu per satu
Yang KW:
- Pakai teflon
- Pakai kompor gas
- Produksi massal
Kelihatannya sepele, tapi ini sangat berpengaruh ke rasa.
3. Aroma Khas Arang
Serabi asli punya aroma:
- Wangi santan
- Ada sentuhan aroma arang
Kalau yang KW:
- Aromanya flat
- Hampir seperti pancake biasa
4. Tekstur Unik
Asli:
- Tengah lembut
- PINGGIR agak kering
- Tidak basah
KW:
- Sering terlalu basah
- Atau malah keras
5. Rasa Autentik
Asli:
- Gurih santan kuat
- Manis pas
- Tidak eneg
KW:
- Manis berlebihan
- Atau hambar
6. Kemasan Daun Pisang
Serabi Notosuman asli dikemas:
- Daun pisang
- Box karton sederhana
Bau daun pisang ikut menambah aroma sedap.
Kalau plastik? Wah, siap-siap kecewa 😅
Ciri Serabi KW
Biasanya:
- Dijual di pinggir jalan
- Pakai nama “Notosuman”
- Tapi lokasinya jauh
- Harganya terlalu murah
Harga terlalu murah patut dicurigai. Karena:
- Bahan kemungkinan dikurangi
- Proses dipercepat
Kenapa Serabi Asli Lebih Mahal?
Karena:
- Bahan premium
- Proses manual
- Tanpa pengawet
- Produksi terbatas
Update harga resmi:
👉 Harga Serabi Notosuman Terbaru
Tips Supaya Tidak Ketipu
- Beli di toko resmi
- Datang pagi
- Perhatikan proses masak
- Cium aromanya
- Jangan tergoda murah
Tips lengkap ada di:
👉 Tips Beli Serabi
Varian Rasa: Asli vs KW
Asli:
- Original
- Coklat
- Keju
- Pisang
KW:
- Terlalu banyak topping
- Menutupi rasa asli
Varian resmi:
👉 Varian Rasa Serabi
Daya Tahan: Jangan Harap Awet
Serabi asli:
- Tahan 1 hari
- Tanpa pengawet
KW:
- Bisa tahan lama
- Patut curiga 😅
Cara simpan:
👉 Cara Menyimpan Serabi
Testimoni Pembeli
Banyak yang bilang:
- “Yang asli beda banget”
- “Sekali coba, nggak mau yang lain”
- “KW kerasa banget”
Habis Beli Serabi, Lanjut Makan Berat!
Setelah puas berburu serabi, jangan lupa makan berat 😁
Warung Tengkleng Solo Dlidir siap jadi tujuan.
Menu spesial:
- Tengkleng kuah rempah – Rp 40.000,-
- Tengkleng rica – Rp 45.000,-
- Kepala kambing + 4 kaki – Rp 150.000,- (4–8 orang)
- Sate buntel kambing lokal – Rp 25.000,-/tusuk
- Oseng dlidir (tongseng + nasi + es jeruk) – Rp 20.000,-
- Sego gulai kambing – Rp 10.000,- (khusus malam)
Fasilitas:
- Parkir luas
- Mushola
- Toilet
- Cocok rombongan
WA: 0822 6565 2222
Info lengkap:
👉 Kuliner Malam Solo Murah
Kesimpulan
Perbedaan serabi Notosuman asli dan KW sangat jelas kalau kamu sudah tahu cirinya:
- Lokasi resmi
- Cara masak tradisional
- Aroma arang khas
- Tekstur lembut
- Rasa gurih natural
- Kemasan daun pisang
Jangan sampai tergoda murah dan akhirnya kecewa.
Kalau mau yang asli, beli di tempat resmi.
Kalau sudah dapat serabi asli, jangan lupa lanjut makan tengkleng biar makin sempurna 😆
Sampai jumpa di artikel kuliner berikutnya di tengklengsolo.com 👋
