Oleh-Oleh Khas Solo Non Makanan yang Tahan Lama dan Bernilai Budaya
Kota Solo seperti saudara ramah yang selalu menyambut Anda dengan hangat. Selain kuliner dan keindahan budaya, Solo juga kaya akan oleh-oleh khas non makanan yang tahan lama, awet, dan punya nilai cerita yang kuat. Bahkan, oleh-oleh non makanan ini sering menjadi pilihan utama wisatawan yang ingin membawa kenangan abadi.
Kami tahu bahwa oleh-oleh bukan hanya sekadar barang. Ia adalah pembawa rindu, pengikat ingatan, dan hadiah yang punya makna lebih. Oleh karena itu, dalam artikel ini kami akan membahas oleh-oleh khas Solo non makanan yang tangguh menghadapi waktu sekaligus punya nilai estetika dan budaya.
Semoga setiap oleh-oleh yang Anda pilih dari Solo tidak hanya bertahan di perjalanan, tetapi juga membawa keberkahan serta kebahagiaan untuk keluarga dan orang terkasih di rumah.
Mengapa Memilih Oleh-Oleh Non Makanan yang Tahan Lama?
Tentu saja, oleh-oleh non makanan kini jadi favorit karena tidak cepat rusak atau basi. Anda tidak perlu khawatir soal tanggal kedaluwarsa, atau kerepotan membawa makanan yang membutuhkan suhu tertentu. Berbeda dengan makanan, oleh-oleh non makanan bisa bertahan bertahun-tahun dan sering kali semakin berkesan seiring waktu.
Jika Anda masih ragu memilih jenis oleh-oleh yang tepat, artikel utama kami oleh-oleh khas Solo yang tahan lama, awet, dan praktis akan memberikan gambaran lengkap untuk pilihan terbaik.
Batik Solo: Warisan Budaya yang Tidak Pernah Pudar
Batik Solo seakan punya jiwa tersendiri—ia berbicara melalui motif, warna, dan tekstur kainnya. Motif Solo tak lekang oleh tren, karena nilai budaya di baliknya membuat batik bertahan melintasi zaman. Anda bisa menemukan batik untuk pakaian, taplak meja, tas, dan aksesori lainnya.
Batik bukan sekadar kain. Ia adalah cerita hidup yang bisa Anda bawa pulang, bagikan, dan kenakan kapan saja. Kenapa tidak mempertimbangkan batik sebagai oleh-oleh yang akan terus dikenang?
Kerajinan Tangan Khas Solo yang Bernilai Tinggi
Ada banyak kerajinan tangan khas Solo yang bisa menjadi oleh-oleh non makanan yang tahan lama. Misalnya:
- Miniatur Candi & Patung Kayu — membawa nuansa Jawa klasik yang elegan.
- Souvenir Anyaman — dekorasi rumah yang punya makna tradisional kuat.
- Kerajinan Perak — perhiasan atau pajangan yang tahan bertahun-tahun.
Kerajinan ini biasanya dibuat dengan tangan ahli yang telaten, sehingga setiap detailnya punya jiwa. Barang-barang ini seperti menyapa waktu, seolah tidak pernah kehilangan pesonanya walau dibawa jauh sekalipun.
Untuk pilihan lain berupa makanan yang tahan lama, Anda dapat cek oleh-oleh Solo tahan lama makanan kering favorit wisatawan.
Aksesori & Souvenir Modern yang Tetap Awet
Tidak semua oleh-oleh harus bernuansa tradisional. Saat ini banyak aksesori dan souvenir modern yang tetap tahan lama, seperti:
- Gantungan Kunci Khas Solo — ringan, praktis, dan mudah dibawa.
- Magnet Kulkas — setiap kali melihatnya Anda akan teringat Solo.
- Notebook & Kartu Pos — bisa dipakai dan disimpan sebagai kenangan.
Semua item ini tidak mudah rusak, tidak membutuhkan tempat khusus, dan sering kali menjadi hadiah paling menyentuh hati bagi yang menerimanya.
Tips Memilih Oleh-Oleh Non Makanan yang Nyaman dan Awet
Agar oleh-oleh non makanan Anda tetap tahan lama, pilih barang dengan bahan berkualitas, finishing rapi, serta kemasan yang aman. Pastikan juga ukurannya pas sehingga mudah dibawa dalam koper atau tas Anda.
Jika Anda ingin panduan lengkap memilih oleh-oleh Solo yang tahan lama secara umum, kami sudah membahasnya di artikel tips memilih oleh-oleh khas Solo yang tahan lama.
Singgah Kuliner Nyaman di Warung Tengkleng Solo Dlidir
Setelah puas berbelanja oleh-oleh, tubuh Anda tentu butuh asupan hangat dan nikmat. Di Warung Tengkleng Solo Dlidir, kami menghadirkan pengalaman kuliner yang nyaman dan lengkap. Menu perkambingan spesial kami disajikan dengan kuah rempah berkualitas tinggi yang siap menghangatkan hari Anda.
Tengkleng Solo kami tawarkan seharga Rp 40.000,- per porsi. Sementara itu, tengkleng masak rica yang pedas menggugah selera tersedia dengan harga Rp 45.000,- per porsi. Untuk rombongan, tengkleng solo kepala kambing + 4 kaki kambing dapat dinikmati bersama dengan harga Rp 150.000,- per porsi, cukup untuk 4 sampai 8 orang.
Tidak hanya itu, kami juga menyediakan sate buntel berbahan kambing lokal berkualitas dengan harga Rp 40.000,- untuk dua tusuk. Paket hemat oseng Dlidir yang terdiri dari tongseng + nasi + es jeruk hanya Rp 20.000,-. Selain itu, sego gulai kambing tersedia dengan harga Rp 10.000,- dan saat ini disajikan hanya malam hari.
Warung Tengkleng Solo Dlidir menyediakan area parkir luas, mushola, serta toilet bersih. Karena itu, tempat ini sangat cocok menjadi tujuan kuliner bersama rombongan besar atau keluarga. Fokus kami adalah kenyamanan Anda.
Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat menghubungi WhatsApp 0822 6565 2222 atau kunjungi website tengklengsolo.com.
Penutup
Oleh-oleh khas Solo non makanan yang tahan lama bukan hanya soal keawetan, tetapi juga soal makna dan kenangan. Dari batik hingga kerajinan tangan berkualitas, semuanya mencerminkan keindahan budaya Solo yang tak lekang oleh waktu.
Kami berharap setiap oleh-oleh yang Anda bawa pulang membawa kebahagiaan dan keberkahan. Semoga Anda selalu sehat, selamat dalam perjalanan, dan penuh barokah dalam setiap langkah pulang ke rumah.
BatikDlidir :

