Kuliner Solo Malam Legendaris: Rasa Lama yang Tidak Pernah Pergi
Solo bukan kota yang suka buru-buru. Bahkan rasanya pun berjalan pelan. Banyak warung di kota ini tidak mengejar tren, mereka hanya menjaga rasa. Tahun berganti, pembeli datang silih berganti, tapi sendok masih menemukan rasa yang sama.
Karena itu kuliner Solo malam legendaris selalu dicari. Bukan sekadar makan, tapi seperti bertemu kenangan yang sudah menunggu.
Jika Anda ingin mulai dari daftar tempat paling ramai, Anda bisa melihat rekomendasi kuliner Solo malam populer sebelum menjelajah lebih jauh.
Kami doakan perjalanan kuliner Anda sehat, hangat, dan penuh barokah.
Mengapa Kuliner Legendaris Bertahan
Warung legendaris tidak bertahan karena promosi. Mereka bertahan karena langganan yang tidak tega pindah.
- Resep tidak berubah
- Bumbu diracik manual
- Porsi jujur
- Harga tetap masuk akal
Dan yang paling penting — mereka memasak seperti memasak untuk keluarga sendiri.
Daftar Kuliner Malam Legendaris Solo
Gudeg Ceker Margoyudan Bu Kasno
Buka dini hari sekitar 01.30. Cekernya empuk sampai seperti lupa pernah keras. Santannya hangat dan menenangkan.
Nasi Liwet Wongso Lemu
Sejak 1950-an, nasi liwet ini menemani malam Solo. Arehnya tidak pernah berubah, hanya pembelinya yang berganti generasi.
Timlo Sastro
Sup bening dengan sosis Solo, ayam suwir, dan ati ampela. Ringan tapi dalam.
Sate Buntel Tambak Segaran
Daging cincang dibungkus lemak tipis, dibakar sabar. Harumnya datang duluan sebelum piringnya.
Bakmi Jowo Bu Citro
Dimasak dengan arang. Waktu seperti berhenti setiap mie diaduk.
Nasi Liwet Bu Sarmi
Sejak era 1970-an, tetap setia menunggu pembeli malam.
Rawon Penjara Bu Har
Hitam kuahnya, dalam rasanya. Banyak orang datang karena penasaran, pulang karena jatuh cinta.
Harjo Bestik
Bistik khas Solo — bukti bahwa kuliner Barat bisa berbahasa Jawa.
Cafe Tiga Tjeret
Wedangan modern, tapi rasanya tetap lawas.
Bebek Mropol Yosodipuro
Empuk dan berbumbu. Cocok untuk malam panjang.
Jika Anda mencari tempat yang buka lebih larut, cek juga kuliner Solo buka dini hari.
Warisan Rasa yang Masih Hidup
Semua tempat di atas punya satu kesamaan: mereka tidak mencoba menjadi terkenal. Mereka hanya mencoba tetap sama.
Justru karena itu orang datang.
Banyak pemburu malam menggabungkan — mulai dari rasa klasik lalu lanjut ke menu berat tengah malam atau menikmati sate dan tengkleng malam.
Persinggahan Hangat: Tengkleng Solo Dlidir
Di warung tengkleng solo dlidir menyediakan menu perkambingan spesial.
Tengkleng solo dengan kuah rempah berkualitas tinggi harga Rp 40.000,- per porsi. Tengkleng masak rica harga Rp 45.000.- per porsi. Kepala kambing utuh + 4 kaki kambing harga Rp 150.000,- per porsi bisa untuk 4 sampai 8 orang.
Sate buntel bahan kambing lokal berkualitas harga Rp 40rb untuk 2 tusuk sate buntel. Sate kambing muda khas solo harga Rp 30.000,- per porsi.
Oseng dlidir yakni paket hemat tongseng + nasi + es jeruk cuma Rp 20.000,- dan sego gulai kambing Rp 10.000,- (tersedia malam hari).
Sate kambing solo terkenal berbicara lembut lewat aroma yang tak sabar menyapa.
Parkir luas, bus dan elf bisa parkir. Ada mushola dan toilet sehingga rombongan nyaman.
Reservasi WhatsApp: 0822 6565 2222
Penutup
Pada akhirnya Anda akan sadar — kuliner legendaris bukan soal umur, tapi konsistensi.
Rasa yang dijaga puluhan tahun selalu punya tempat di hati pembelinya.
Kami tunggu Anda menikmati malam. Semoga langkah Anda ringan, perut kenyang, dan rezeki selalu sehat serta barokah.
Warung tengkleng bu jito dlidir Pusat :
Instagram kami :
View this post on Instagram
