Kuliner Solo Langganan Jokowi dan Tokoh Nasional
Solo punya cara unik mengenalkan dirinya. Kota ini tidak berteriak lewat gedung tinggi, tetapi berbicara lewat dapur. Bahkan seorang presiden pun pulang untuk makan. Dari situlah orang memahami: kuliner legendaris di Solo bukan sekadar terkenal, tetapi dipercaya oleh waktu.
Sebagai gambaran besar perjalanan rasa kota ini, Anda bisa mulai dari kuliner legendaris di Solo sejak dulu agar hubungan antar hidangan terlihat utuh sejak awal.
Sebelum masuk daftar tempatnya, menarik memahami dulu kenapa tokoh penting kembali ke warung lama. Penjelasan awalnya berkaitan dengan alasan pejabat memilih warung lama yang tidak bisa dipisahkan dari budaya makan Solo.
Mengapa Tokoh Nasional Memilih Warung Lama
Tokoh penting biasanya punya banyak pilihan tempat makan. Namun ketika pulang ke Solo, pilihan justru menyempit — kembali ke warung lama. Alasannya sederhana: rasa tidak berubah. Bumbu tetap sabar, api tetap kecil, dan bahan tetap jujur.
Salah satu fondasinya adalah bahan utama. Anda bisa membaca pengantar tentang kualitas daging kambing lokal Solo yang membentuk karakter banyak hidangan.
Soto Triwindu 1939
Kuah bening kaldu sapi di tempat ini tidak pernah terburu panas. Ia hangat perlahan, seperti sapaan orang lama. Tidak heran sering menjadi tujuan saat pulang kampung.
Sate Buntel Bu Bejo
Sate buntel berbicara lewat aroma. Daging kambing cincang dibungkus lemak, dibakar perlahan hingga lembut. Teknik memasaknya sejalan dengan cara bumbu tradisional Solo menjaga konsistensi rasa.
Ayam Goreng Mbah Karto
Ayam kampung muda dengan sambal blondo menciptakan rasa gurih yang bersih. Sederhana, tetapi sulit dilupakan.
Es Dawet Telasih Bu Dermi
Di Pasar Gede, minuman ini seperti jeda di tengah keramaian. Dingin, manis, dan menenangkan.
Soto Gading
Kuah gurih hangat membuat orang kembali tanpa alasan rumit. Banyak orang memahami peta rasanya setelah membaca kembali panduan kuliner Solo klasik.
Tengkleng Bu Edi
Tulang kambing kembali menjadi cerita utama. Kehadirannya menguatkan bahwa warung lama bertahan karena kualitas dan kesabaran dapur.
Wedangan Pendhopo
Bukan hanya makan, tetapi tempat berbincang santai. Rasa menjadi jembatan percakapan.
Warung Tengkleng Solo Dlidir
Kami menghadirkan kenyamanan serupa. Menu perkambingan spesial kami:
- Tengkleng kuah rempah Rp 40.000
- Tengkleng rica Rp 45.000
- Kepala kambing + 4 kaki Rp 150.000
- Sate buntel kambing lokal Rp 40rb
- Sate kambing muda Rp 30.000
- Oseng dlidir paket Rp 20.000
- Sego gulai kambing Rp 10.000 malam hari
Sate kambing solo terkenal menyapa sebelum Anda duduk. Parkir luas, mushola dan toilet tersedia sehingga rombongan nyaman. WhatsApp 0822 6565 2222.
Penutup
Kuliner Solo langganan Jokowi bukan sekadar tempat makan, melainkan tempat pulang. Untuk memahami keseluruhan peta rasanya kembali ke panduan lengkap kuliner Solo lama.
Semoga Anda sehat, kenyang, dan barokah dalam setiap perjalanan rasa. Kami menunggu dengan hangat.
Warung tengkleng bu jito dlidir Pusat :
Instagram kami :
View this post on Instagram
