Jajanan Tradisional Pasar Gede Solo yang Masih Bertahan Sampai Sekarang.
Pasar Gede Solo bukan sekadar pasar — ia adalah museum cita rasa hidup yang tak pernah berhenti bercerita. Di setiap lorongnya, terdengar bisikan dari kue-kue tradisional yang seolah berkata, “Cobain aku dulu…” sebelum anda lanjut ke hidangan utama. Jajanan tradisional Pasar Gede Solo adalah saksi bisu sejarah kuliner Jawa yang tak lekang waktu.
Di sini, setiap camilan punya karakter. Ada yang manisnya mengusap senyum, ada yang pedasnya bikin mata berbinar, dan semuanya punya tempat di hati siapa pun yang mencintai makanan tradisional. Kalau anda belum baca panduan utamanya, mulai dulu dari Pasar Gede Solo Food Tour.
Lenjongan: Warna-warni Manis yang Menarik Perhatian
Kalau jajanan tradisional punya ratu, mungkin itu adalah lenjongan. Pincuk penuh warna yang berisi ketan hitam, tiwul, sawut, cenil, klepon, dan grontol ini seperti pelangi rasa di tengah keramaian pasar. Dibanjur kelapa parut dan siraman gula merah yang manis legit — ia menyapa lidah anda seperti sahabat lama yang tiba-tiba muncul dari kerumunan. :contentReference[oaicite:0]{index=0}
Lenjongan sering jadi pilihan pengunjung yang ingin camilan sambil jalan santai, atau pengantar kecil sebelum melanjutkan ke kuliner hits Pasar Gede Solo.
Cabuk Rambak: Gurihnya Camilan yang Unik
Tidak semua jajanan tradisional itu manis. Cabuk rambak adalah contoh yang membuktikan betapa beragamnya cita rasa di Pasar Gede. Ketupat tipis disiram sambal wijen yang gurih pedas, berpadu dengan kerupuk karak yang renyah — menjadikannya camilan yang ringan tapi penuh karakter. :contentReference[oaicite:1]{index=1}
Cabuk rambak sering diburu oleh warga lokal sebagai sarapan cepat atau teman ngobrol dipagi hari.
Tahok Pak Citro: Wedang Tahu yang Menghangatkan
Pernah dengar tahok? Ini adalah versi Solo dari wedang tahu, minuman hangat yang lembut di mulut dan memeluk perut. Tahok Pak Citro sudah dikenal lama di Pasar Gede, menawarkan kembang tahu disiram kuah jahe yang hangat dan manis — cocok dinikmati saat udara pagi terasa dingin atau setelah berjalan jauh. :contentReference[oaicite:2]{index=2}
Tahok ini seperti sahabat yang datang tepat waktu saat anda butuh sedikit kehangatan setelah lelah berkeliling pasar.
Ragam Jajanan Lain yang Selalu Bikin Penasaran
Selain yang sudah disebutkan, Pasar Gede juga terkenal karena jajanan lain seperti:
- Gempol Pleret — jajanan tradisional kecil yang punya tekstur renyah dan rasa manis legit. :contentReference[oaicite:3]{index=3}
- Kue Pukis & Cenil — kue khas pasar dengan tekstur lembut atau kenyal yang dicintai generasi ke generasi. :contentReference[oaicite:4]{index=4}
- Bolang-baling — camilan klasik yang sering ditemukan di pasar pagi. :contentReference[oaicite:5]{index=5}
Setiap jajanan punya cerita dan sejarah kecilnya sendiri, seolah ingin mengajak anda memahami budaya Solo melalui rasa.
Tips Menyelami Dunia Jajanan Tradisional di Pasar Gede
- Datang pagi — Banyak penjual tradisional buka mulai subuh sampai siang, jadi datang pagi memberi anda banyak pilihan. :contentReference[oaicite:6]{index=6}
- Harga ramah kantong — Kebanyakan jajanan tradisional di sini dibanderol terjangkau, cocok untuk wisata kuliner hemat tanpa kompromi rasa. :contentReference[oaicite:7]{index=7}
- Coba banyak jenis — Beli sedikit dari setiap tipe jajanan supaya anda bisa mencicipi beragam rasa dalam satu kunjungan. :contentReference[oaicite:8]{index=8}
- Bawa teman atau keluarga — Seru mencicipi jajanan bersama orang lain sambil bertukar cerita tentang rasa. :contentReference[oaicite:9]{index=9}
Lengkapi Wisata Jajanan Anda
Jajanan tradisional ini adalah satu alasan kuat kenapa wisata kuliner Pasar Gede Solo begitu dicintai banyak orang. Dari sini, anda bisa lanjut ke Dawet Selasih yang menyegarkan, atau mengejar **Dimsum Uma Yum Cha** yang hangat di lantai dua. Semua itu akan bersama-sama membentuk cerita kuliner yang utuh tentang Solo.
Dan kalau perut sudah kenyang dengan semua jajanan legendaris itu, jangan lupa akhirinya dengan hidangan khas berikutnya. Kami di tengklengsolo.com juga punya rekomendasi nikmat lainnya seperti **warung tengkleng solo** yang siap menyapa anda dengan kuah rempah hangat dan daging empuk sebagai penutup perjalanan kuliner anda di Solo.
Jajanan tradisional Pasar Gede Solo bukan sekadar makanan—mereka adalah jejak sejarah yang masih hidup, tersimpan rapi dalam setiap gigitan.
