Apa Itu Timlo Solo? Kuliner Khas Solo yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama.
Kalau kamu baru pertama kali main ke Solo dan lihat banyak orang ngomongin timlo, mungkin kamu bakal bertanya-tanya:
“Apa itu timlo Solo?”
Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak wisatawan juga awalnya bingung. Tapi setelah nyobain, biasanya langsung jatuh cinta 😁
Di artikel ini kita bakal bahas tuntas soal apa itu timlo Solo, mulai dari pengertian, sejarah, isian, rasa, perbedaannya dengan sup lain, sampai rekomendasi tempat makan timlo paling enak di Solo.
Sebelum lanjut, jangan lupa mampir ke artikel pilar:
👉 Timlo Sastro Solo: Legenda Kuliner Timlo Solo
Pengertian Timlo Solo
Ini adalah makanan berkuah khas Kota Surakarta yang terdiri dari berbagai isian seperti:
- Sosis Solo
- Telur pindang
- Ayam suwir
- Ati ampela
- Jamur
Semuanya disiram kuah bening yang gurih dan ringan. Rasanya nggak berat, tapi bikin nagih.
Timlo sering disamakan dengan sup, tapi sebenarnya punya karakter sendiri. Bukan sekadar sup ayam biasa.
Asal Usul Nama Timlo
Kata timlo berasal dari pengaruh Tionghoa:
- Tim = sup
- Lo = rebusan
Awalnya, timlo mirip sup khas Tionghoa. Tapi setelah masuk ke Solo, resepnya dimodifikasi agar sesuai dengan lidah lokal. Babi diganti ayam, bumbu disesuaikan, dan lahirlah timlo khas Solo.
Sejarahnya
Timlo sudah ada sejak zaman kolonial. Dulu, makanan ini sering disajikan di rumah-rumah bangsawan dan orang berada.
Seiring waktu, timlo mulai dijual di warung-warung dan bisa dinikmati semua kalangan.
Salah satu warung paling legendaris adalah Timlo Sastro.
Sejarah lengkapnya bisa kamu baca di:
👉 Sejarah Timlo Sastro
Isian Wajib dalam Timlo Solo
Setiap warung punya versi sendiri, tapi umumnya timlo berisi:
1. Sosis Solo
Ini ciri khas utama. Sosis dari daging ayam, dibungkus telur dadar tipis.
2. Telur Pindang
Telur direbus lama dengan bumbu sehingga warnanya kecokelatan.
3. Ayam
Bisa berupa suwiran atau potongan.
4. Ati Ampela
Buat yang suka jeroan, ini favorit.
5. Jamur
Memberi tekstur kenyal.
Ciri Khas Rasanya
- Kuah bening
- Gurih alami
- Tidak terlalu berminyak
- Ringan di perut
Makanya timlo cocok dimakan pagi hari sebagai sarapan.
Timlo vs Sup Ayam Biasa
Banyak yang bilang timlo itu cuma sup ayam. Padahal beda jauh:
| Timlo Solo | Sup Ayam |
|---|---|
| Pakai sosis Solo | Tidak ada sosis |
| Kuah bening khas | Kuah lebih umum |
| Rasa khas tradisional | Rasa standar |
Jenis-Jenis Timlo di Solo
1. Komplit
Isian lengkap, paling favorit.
2. Biasa
Isian lebih simpel.
3. Spesial
Tambahan lauk lebih banyak.
Tempat Makan Timlo Terkenal di Solo
Beberapa rekomendasi:
- Timlo Sastro
- Timlo Maestro
- Timlo Solo Pak Min
Tapi yang paling legendaris tetap:
👉 Timlo Sastro Solo
Menu Timlo Sastro
Di Timlo Sastro, kamu bisa pesan:
- Timlo komplit
- Selat Solo
- Sup matahari
Detail menu:
👉 Menu Timlo Sastro Solo
Berapa Harganya?
Harga rata-rata:
- Rp 20.000 – Rp 35.000
Detail harga:
👉 Harga Timlo Sastro
Di Mana Lokasinya?
Alamat lengkap:
👉 Lokasi Timlo Sastro
Perbedaan Timlo Sastro dengan Timlo Lain
Beberapa perbedaan:
- Isian lebih banyak
- Kuah lebih gurih
- Porsi lebih besar
Bahasan lengkap:
👉 Perbedaan Timlo Sastro
Kenapa Timlo Begitu Populer?
- Rasanya cocok semua kalangan
- Harganya terjangkau
- Sehat dan ringan
- Bagian dari budaya Solo
Waktu Terbaik Makan
- Pagi hari
- Siang hari
- Saat hujan
Pokoknya kapan pun enak 😁
Alternatif Kuliner Malam: Tengkleng Solo Dlidir
Kalau siangnya makan timlo, malamnya jangan lupa lanjut kuliner kambing di:
🔥 Warung Tengkleng Solo Dlidir
Menu spesial:
- Tengkleng Solo
Kuah rempah berkualitas tinggi
Harga Rp 40.000,- - Tengkleng Masak Rica
Harga Rp 45.000,- - Tengkleng Kepala + 4 kaki
Harga Rp 150.000,-
Untuk 4–8 orang - Sate Buntel
Harga Rp 25.000,- - Oseng Dlidir
Tongseng + nasi + es jeruk
Cuma Rp 20.000,- - Sego Gulai Kambing
Harga Rp 10.000,-
Tersedia malam hari
Fasilitas Lengkap
- Parkir luas
- Mushola
- Toilet
- Cocok rombongan
- Fokus kenyamanan konsumen
📱 WhatsApp: 0822 6565 2222
Rekomendasi kuliner malam:
👉 Kuliner Malam Solo Murah
Kesimpulan
Timlo Solo adalah kuliner khas yang wajib kamu coba saat ke Surakarta. Rasanya ringan, gurih, dan punya sejarah panjang.
Kalau mau pengalaman terbaik, langsung saja ke Timlo Sastro. Siangnya timlo, malamnya tengkleng di Tengkleng Solo Dlidir. Dijamin puas 😉
Balik lagi ke artikel utama:
👉 Timlo Sastro Solo
