Sejarah Tengkleng Rica Pak Manto: Dari Warung Sederhana Jadi Ikon Tengkleng Solo. Kalau bicara soal tengkleng solo, nama Tengkleng Rica Pak Manto hampir selalu muncul di urutan teratas. Bukan tanpa alasan, warung ini bukan hanya sekadar tempat makan, tapi sudah menjadi bagian dari sejarah kuliner Kota Solo. Dari generasi ke generasi, rasa pedas khas rica-rica Pak Manto tetap konsisten dan selalu bikin pelanggan kembali lagi.
Artikel ini akan mengupas tuntas sejarah Tengkleng Rica Pak Manto, mulai dari awal berdiri, perjuangan merintis usaha, hingga akhirnya menjadi kuliner legendaris yang dikenal wisatawan dari berbagai kota.
Awal Mula Tengkleng di Kota Solo
Sebelum masuk ke kisah Pak Manto, kita perlu memahami dulu sejarah tengkleng solo secara umum. Tengkleng adalah masakan berbahan tulang kambing yang dimasak dengan bumbu rempah. Dulu, tengkleng dikenal sebagai “makanan rakyat” karena berasal dari sisa tulang yang tidak terpakai oleh kalangan bangsawan.
Pada masa penjajahan Belanda, masyarakat kecil hanya kebagian tulang kambing. Namun dengan kreativitas, tulang tersebut dimasak dengan rempah hingga menghasilkan kuah gurih yang nikmat. Dari situlah tengkleng lahir dan berkembang di Solo.
Seiring waktu, tengkleng berevolusi menjadi berbagai varian: tengkleng kuah bening, tengkleng goreng, sampai tengkleng rica pedas seperti yang dipopulerkan Pak Manto.
Siapa Pak Manto?
Pak Manto adalah sosok sederhana yang memiliki kecintaan besar pada dunia kuliner. Beliau merintis usaha tengkleng dari nol, berjualan di tempat kecil dengan peralatan seadanya. Modalnya hanya tekad, resep turun-temurun, dan keinginan menghadirkan rasa berbeda.
Berbeda dengan tengkleng kebanyakan, Pak Manto mencoba menggabungkan bumbu rica-rica khas Jawa dengan olahan tulang kambing. Eksperimen inilah yang kemudian menjadi cikal bakal Tengkleng Rica Pak Manto.
Perjuangan Merintis Usaha
Di awal berjualan, pembeli belum terlalu banyak. Bahkan sering kali dagangan tidak habis. Tapi Pak Manto tetap konsisten menjaga kualitas rasa. Setiap hari beliau bangun subuh untuk menyiapkan bumbu segar.
Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pelanggan mulai berdatangan, dari warga lokal hingga wisatawan. Mereka datang karena penasaran dengan sensasi pedas tengkleng rica yang berbeda dari biasanya.
Dari Mulut ke Mulut
Popularitas Tengkleng Rica Pak Manto berkembang lewat promosi mulut ke mulut. Tidak ada iklan besar, tidak ada influencer. Semua murni karena kepuasan pelanggan.
Mulai Viral di Media Sosial
Seiring perkembangan zaman, pelanggan mulai mengunggah pengalaman makan mereka di media sosial. Dari situlah nama Pak Manto makin dikenal luas.
Transformasi Jadi Warung Legendaris
Dari warung kecil, kini Tengkleng Rica Pak Manto berkembang menjadi tempat makan yang selalu ramai. Bahkan sering terlihat antrean panjang, terutama saat jam makan siang dan malam.
Meski sudah terkenal, Pak Manto tetap mempertahankan konsep sederhana. Fokus utama tetap pada rasa.
Buat kamu yang belum baca artikel pilarnya, bisa cek di:
tengkleng rica pak manto
Rahasia Keberhasilan Tengkleng Rica Pak Manto
1. Konsistensi Rasa
Dari dulu sampai sekarang, rasa pedas dan gurihnya tetap sama.
2. Bahan Berkualitas
Kambing segar tanpa bau prengus.
3. Pelayanan Ramah
Pengunjung merasa nyaman seperti makan di rumah sendiri.
Perbedaan Tengkleng Rica Pak Manto dengan Tengkleng Lain
Tengkleng biasa:
- Kuah encer
- Pedas ringan
- Lebih ringan rempah
Tengkleng Pak Manto:
- Kuah kental
- Pedas nendang
- Bumbu meresap
Baca lengkap di:
perbedaan tengkleng rica pak manto
Menu Favorit Sepanjang Masa
Menu yang paling sering dipesan:
- Tengkleng rica tulang besar
- Tengkleng kepala kambing
- Nasi putih panas
Detail menu favorit:
menu favorit tengkleng rica pak manto
Peran Tengkleng Pak Manto dalam Wisata Kuliner Solo
Tengkleng Rica Pak Manto ikut mengangkat citra kuliner Solo. Banyak travel agent memasukkan tempat ini dalam itinerary wisata kuliner.
Solo kini dikenal sebagai kota dengan kuliner berbasis kambing yang luar biasa.
Rekomendasi Kuliner Malam di Solo
Kalau kamu berburu makanan malam hari, bisa cek referensi:
kuliner malam solo murah
Alternatif: Warung Tengkleng Solo Dlidir
Selain Pak Manto, ada juga Warung Tengkleng Solo Dlidir yang cocok buat rombongan besar.
Menu unggulan:
- Tengkleng kuah rempah premium – Rp 40.000
- Tengkleng rica – Rp 45.000
- Kepala kambing + 4 kaki – Rp 150.000 (4–8 orang)
- Sate buntel kambing lokal – Rp 25.000
- Oseng Dlidir (tongseng + nasi + es jeruk) – Rp 20.000
- Sego gulai kambing – Rp 10.000 (malam hari)
Fasilitas:
- Parkir luas (bus & elf)
- Mushola
- Toilet
- Cocok rombongan
Reservasi:
WA: 0822 6565 2222
Testimoni Pelanggan
Banyak pelanggan mengaku sudah langganan bertahun-tahun. Ada yang datang setiap minggu, ada juga yang datang tiap pulang kampung.
FAQ Seputar Tengkleng Rica Pak Manto
Apakah halal?
Ya, menggunakan kambing halal.
Bisa pesan untuk acara?
Bisa, tapi harus reservasi.
Jam ramai?
Jam makan siang & malam.
Kesimpulan
Sejarah Tengkleng Rica Pak Manto adalah bukti bahwa usaha kecil bisa jadi legenda jika dijalani dengan konsisten dan penuh cinta. Dari warung sederhana, kini menjadi ikon tengkleng solo.
Kalau kamu ingin alternatif tempat makan rombongan, Warung Tengkleng Solo Dlidir siap melayani dengan menu lengkap dan fasilitas nyaman.
CTA – Yuk Kulineran Sekarang!
🔥 Sudah pernah coba Tengkleng Rica Pak Manto?
🔥 Mau booking rombongan di Tengkleng Solo Dlidir?
Langsung hubungi:
📲 WhatsApp: 0822 6565 2222
Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman pecinta kuliner ya!
