Review Selat Viens Solo: Rasa, Suasana & Tips Jujur dari Pengunjung. Pernah dengar istilah “kuliner tidak hanya soal makanan, tapi juga pengalaman”? Itu sangat benar ketika kita berbicara tentang Selat Viens Solo. Makanan khas Solo ini bukan hanya soal rasa — tapi juga suasana, cara penyajian, dan kenangan yang dibawa pulang.
Kalau kamu belum baca artikel tulang punggungnya, kamu bisa mulai dari sini: Selat Solo: Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba.
Pendahuluan: Apa Itu Selat Viens?
Selat Viens merupakan salah satu tempat paling terkenal di Solo yang menyajikan Selat Solo — perpaduan gaya Barat dan rasa Jawa yang manis-gurih. Bukan cuma penduduk lokal, banyak wisatawan luar kota bahkan mancanegara yang menyempatkan diri mampir ketika di Solo.
Kalau kamu ingin tahu sejarah, lokasi, dan menu lengkap Selat Viens, artikel berikut ini bisa jadi referensi sebelum kamu datang:
- Selat Viens Solo: Selat Legendaris Favorit Wisatawan
- Menu & Harga Selat Viens Solo Terbaru
- Lokasi & Jam Buka Selat Viens
Suasana dan Pertama Kali Masuk ke Selat Viens
Begitu kamu masuk ke Selat Viens, hal pertama yang terasa adalah nuansa klasik dan ramah. Interiornya sederhana namun bersih, dengan meja dan kursi yang tertata rapi. Cocok banget buat makan santai bersama keluarga atau teman.
Beberapa titik bahkan bisa kamu pakai buat foto-foto ringan kalau kamu suka dokumentasi kuliner.
Review Makanan & Rasa
Yuk kita bahas satu per satu dari sudut rasa, porsi, tekstur, dan keseluruhan pengalaman makan di Selat Viens.
Rasa Selat Viens: Seimbang dan Ramah di Lidah
Secara umum, rasa Selat Viens paling sering digambarkan sebagai:
- Manis-gurih – Tidak terlalu kuat, tapi tetap berkarakter.
- Ringan – Cocok buat pemula yang baru pertama kali coba Selat Solo.
- Aromanya khas – Kombinasi kecap, rempah, dan sayur menghasilkan aroma menggugah selera.
Banyak pengunjung bilang tekstur dagingnya empuk, sayurannya segar, dan kuahnya tidak berat seperti sup pada umumnya. Ini yang bikin Selat Viens jadi favorit banyak orang.
Porsi yang Pas
Porsinya termasuk pas buat sekali makan. Tidak kebanyakan, tapi cukup bikin kenyang — apalagi jika kamu tambah nasi putih.
Kalau kamu ingin menu yang lebih hemat atau sedang cari variasi, kamu bisa intip di artikel Menu & Harga Selat Viens.
Minuman Pendamping: Es Teh & Es Jeruk
Banyak yang merekomendasikan minuman pendamping seperti es teh manis atau es jeruk karena rasanya segar dan pas dengan kombinasi manis-gurih dari Selat Viens. Beneran bikin pengalaman makan jadi lebih lengkap!
Harga vs Rasa: Worth It atau Tidak?
Kalau kita bandingkan antara harga dan rasa, banyak pengunjung yang bilang bahwa Selat Viens worth it banget:
- Rasanya khas dan konsisten
- Porsi cukup buat makan kenyang
- Harga masih “masuk akal” buat kuliner Solo
Kalau kamu mau tahu detail menu dan kisaran harganya, cek artikel kami di sini: Menu & Harga Selat Viens Solo Terbaru.
Perbandingan dengan Kuliner Sekitar
Setelah makan Selat Viens, biasanya pengunjung juga mencoba kuliner Solo lain yang khas. Salah satunya tentu kuliner kambing yang juga legendaris.
Warung Tengkleng Solo Dlidir
Masih di kawasan Solo, kamu bisa lanjut cobain menu kambing yang menggugah selera, seperti:
- Tengkleng Solo kuah rempah – Rp 40.000 / porsi
- Tengkleng masak rica – Rp 45.000 / porsi
- Kepala kambing + 4 kaki – Rp 150.000 (porsi besar)
- Sate buntel kambing lokal – Rp 25.000 / tusuk
- Oseng Dlidir (tongseng + nasi + es jeruk) – Rp 20.000
- Sego gulai kambing – Rp 10.000 (malam hari)
Info lengkapnya bisa kamu temukan di tengklengsolo.com. Kuliner kambing ini cocok banget buat kamu yang abis makan selat tapi masih pengen rasa yang lebih berat atau pedas.
Who Should Try Selat Viens?
Review dari pengunjung mengungkapkan bahwa Selat Viens ini cocok buat siapa aja:
- Wisatawan baru pertama kali ke Solo
- Keluarga yang mau makan santai
- Pasangan yang hangout bareng
- Anak kos yang kangen menu rumahan
Intinya, Selat Viens itu nyaman buat semua kalangan — dari anak muda sampai orang tua.
Kelebihan & Kekurangan Menurut Pengunjung
Kelebihan
- Rasa konsisten dan tidak terlalu kuat
- Porsinya pas
- Harga masih bersahabat
- Tempat bersih dan nyaman
Kekurangan
- Bisa ramai di jam makan siang
- Tidak semua menu tersedia setiap hari
- Tempat parkir kadang penuh saat weekend
Tips dari Pengunjung
- Datang sebelum jam makan siang kalau tidak mau antre terlalu lama.
- Pesan minuman yang segar supaya rasa Selat makin nikmat.
- Siapkan uang tunai kalau tempat belum support e-wallet penuh.
- Datang pas weekday biar suasana lebih tenang.
Kalau kamu butuh referensi jam terbaik buat kuliner Selat Solo secara umum, cek artikel kami di: Tips Wisata Kuliner Selat Solo.
Penutup
Secara keseluruhan, review Selat Viens Solo dari pengunjung menunjukkan bahwa ini adalah pilihan kuliner yang layak dicoba kalau kamu ke Solo. Rasa yang pas, porsi cukup, dan suasana nyaman bikin pengalaman makan jadi memorable.
Dan ingat — setelah puas dengan Selat Viens, jangan lupa lanjut jelajahi kuliner khas lain seperti yang ada di Warung Tengkleng Solo Dlidir. Happy eating! 🍽️😄
