Sahur Habis Qiyamul Lail di Masjid Sheikh Zayed Solo
Biasanya setelah qiyamul lail di Masjid Sheikh Zayed, orang Solo tidak langsung makan berat. Kami keluar dulu, jalan pelan beberapa menit, lalu mencari makanan hangat yang ringan dulu baru lanjut jika perlu. Tubuh masih hangat dari ibadah, jadi perut belum siap menerima makanan berat sekaligus. Karena itu sahur setelah qiyamul lail lebih terasa bertahap, bukan langsung kenyang.
Kalau Anda baru pertama kali mengalaminya, Anda mungkin merasa tidak terlalu lapar. Itu wajar. Seusai berdiri lama dan berdoa, tubuh masih tenang. Maka orang sini biasanya minum dulu, duduk sebentar, lalu baru makan pelan. Sahur jadi terasa lebih nyaman sampai siang.
Kenapa Tidak Langsung Makan Banyak
Perut setelah ibadah malam seperti baru bangun. Kalau langsung diisi penuh, biasanya cepat mengantuk lagi. Karena itu kebiasaan warga sekitar masjid adalah memberi jeda. Duduk, bicara sedikit, baru makan hangat.
Makanan berkuah atau nasi ringan sering dipilih dulu. Setelah itu baru diputuskan mau tambah atau cukup. Kebiasaan ini membuat sahur terasa ringan dan tidak berat di perut.
Penjelasan kebiasaan makan bertahap ini juga sering dibahas di
nasi liwet malam dekat Masjid Sheikh Zayed,
karena banyak orang memulai sahur dari yang paling ringan.
Suasana Setelah Qiyamul Lail
Udara biasanya masih dingin. Jalan tidak ramai. Orang berjalan pelan tanpa bicara banyak. Justru momen ini yang membuat sahur terasa berbeda. Tidak terburu, tidak berisik.
Warung yang dipilih biasanya yang tidak terlalu ramai. Orang duduk berdekatan tapi tenang. Bahkan sering ada jeda hening beberapa menit sebelum makanan datang.
Apa yang Biasanya Dilakukan
Mayoritas jamaah tidak langsung pulang. Mereka menunggu waktu subuh sambil makan ringan. Jika masih lapar, baru tambah sedikit. Jika tidak, cukup minum hangat.
Kalau Anda ingin tahu pola lengkap waktu makan sahur, biasanya orang melihat panduannya di
kuliner sahur dekat Masjid Sheikh Zayed
agar tidak salah memilih makanan terlalu berat setelah ibadah.
Pengalaman yang Sering Terjadi
Kami sering melihat jamaah luar kota yang awalnya hanya ingin shalat malam. Namun setelah ikut duduk sebentar di warung, mereka baru sadar sahur bisa setenang ini.
Pernah juga seseorang bilang tidak lapar sama sekali, tapi setelah minum hangat justru ingin makan sedikit. Karena tubuh memang butuh waktu, bukan dipaksa.
Di salah satu malam, kami berhenti di Warung Tengkleng Solo Dlidir. Bukan karena direncanakan, tapi karena langkah berhenti di sana. Hangatnya cocok setelah ibadah panjang. Jika Anda butuh informasi waktu ramai, biasanya bisa lewat WhatsApp 0822 6565 2222 atau membaca
Sate kambing solo terkenal
yang sering jadi bagian cerita malam kota ini.
Tips Singkat
Datanglah setelah ibadah selesai, jangan terburu makan. Duduk dulu beberapa menit. Mulai dari hangat, baru tambah jika perlu. Dengan begitu tubuh terasa lebih siap berpuasa.
Kami doakan semoga sahur Anda sehat dan barokah, serta ibadah malam Anda selalu terasa ringan.
Jadi, sahur habis qiyamul lail di Masjid Sheikh Zayed bukan soal mencari paling banyak, tapi paling pas. Ikuti alur tubuh, biasanya Anda akan merasa cukup.
