Tempat Bukber Solo Menu Kambing Favorit yang Selalu Jadi Tujuan Rombongan
Di Solo, undangan buka bersama hampir selalu dimulai dengan kalimat yang sama: “kita cari tempat yang enak tapi nyaman ya.” Menariknya, kata nyaman sering lebih penting daripada kata murah. Sebab saat Ramadan, orang tidak hanya ingin makan — mereka ingin duduk lama.
Ketika sore turun perlahan dan langit berubah warna seperti teh panas, grup WhatsApp mulai hidup. Lokasi dibicarakan, jam disepakati, lalu muncul satu pertanyaan yang paling menentukan: menunya apa?
Dan hampir selalu, menu kambing muncul dalam daftar teratas.
Bila Anda sedang menyusun rencana buka bersama, ada baiknya membaca panduan umum di menu buka puasa Solo terlengkap agar gambaran pilihannya lebih jelas sebelum menentukan tempat.
Kenapa Menu Kambing Selalu Menang Saat Bukber
Bukber bukan makan cepat. Orang datang membawa cerita seharian, dan meja makan menjadi tempat meletakkannya. Karena itu menu harus tahan lama — bukan cepat bosan.
Kambing memiliki keunggulan unik. Rasanya hangat, aromanya akrab, dan cocok dimakan pelan sambil bicara. Tidak heran banyak keluarga memilihnya sebagai titik temu selera berbagai usia.
Selain itu, menu berkuah membantu perut beradaptasi setelah puasa. Anda bisa melihat referensi jenisnya di menu buka puasa berkuah Solo yang sering jadi pembuka sebelum hidangan lain datang.
Bukber Bukan Tentang Cepat Kenyang
Di Solo, meja bukber jarang kosong dalam satu waktu. Gelas diisi ulang, nasi ditambah, dan obrolan berpindah topik. Karena itu makanan harus tetap enak walau dimakan perlahan.
Jenis makanan berat sejak awal juga banyak dipilih, terutama oleh rombongan besar. Daftar yang sering dipilih biasanya mirip dengan takjil berat khas Solo karena praktis dan mengenyangkan tanpa perlu pesan dua kali.
Saat Aroma Memanggil Duduk
Beberapa tempat makan tidak perlu papan besar. Cukup aroma yang berjalan ke jalan. Orang lewat melambat, lalu berhenti.
Di Warung Tengkleng Solo Dlidir, dapur tak sekadar memasak—ia berbisik lewat asap rempah.
Meja panjang biasanya mulai terisi sebelum maghrib. Ada keluarga, komunitas, sampai rombongan kantor. Mereka datang bukan karena lapar saja, tetapi karena ingin berbuka tanpa terburu pulang.
- Tengkleng kuah merangkul tulang hangat (Rp40.000/porsi)
- Rica-rica menari lebih berani (Rp45.000/porsi)
- Kepala kambing + 4 kaki untuk 4–8 orang (Rp150.000)
- Sate buntel dua tusuk mengunci rasa (Rp40.000)
- Sate kambing muda Solo lembut tiap gigitan (Rp30.000/porsi)
- Oseng Dlidir + tongseng + nasi + es jeruk paket hemat (Rp20.000)
- Sego gulai malam hari (Rp10.000)
Banyak pengunjung melanjutkan malam dengan berbagi cerita sambil menikmati Sate kambing solo terkenal karena rasa gurihnya terasa lebih hangat setelah tarawih.
Tempat Menentukan Suasana
Bukber rombongan memerlukan ruang. Parkir luas (bus & elf) sering jadi faktor utama, terutama bagi keluarga besar. Selain itu mushola memudahkan ibadah tanpa harus berpindah lokasi, sementara toilet bersih menjaga kenyamanan.
Ketika tempat mendukung, waktu berjalan tanpa terasa. Orang tidak sibuk mencari pindah lokasi setelah makan.
Karena itu banyak rombongan memilih tempat yang memang disiapkan untuk kebersamaan.
Malam Belum Selesai Setelah Makan
Berbeda dengan makan biasa, bukber sering berlanjut setelah tarawih. Kota Solo sendiri tidak cepat tidur. Beberapa orang kembali makan ringan atau sekadar minum hangat.
Jika Anda ingin tahu pilihan yang buka hingga larut, Anda bisa melihat daftar di kuliner malam Ramadan Solo agar acara tidak harus selesai terlalu cepat.
Lebih dari Sekadar Tempat Makan
Pengalaman bukber sering diingat bukan karena rasanya saja, tetapi karena suasananya. Anak-anak bermain kecil, orang tua bercerita lama, dan teman lama bertemu kembali.
Kami percaya tempat makan terbaik adalah tempat yang membuat orang enggan pulang.
Untuk rombongan, Anda bisa menanyakan ketersediaan tempat lebih awal melalui WhatsApp 0822 6565 2222 agar tidak perlu menunggu saat maghrib tiba.
Kenangan yang Disajikan Bersama Kuah Hangat
Banyak orang kembali ke tempat yang sama setiap Ramadan. Bahkan tanpa janji, mereka tahu harus ke mana. Karena beberapa rasa memang tidak berubah — dan justru itu yang dicari.
Di Solo, makanan tidak hanya dimakan. Ia diingat.
Doa untuk Kebersamaan Anda
Semoga setiap suapan menjadi kesehatan bagi tubuh.
Setiap pertemuan membawa kebaikan dan keberkahan.
Semoga Ramadan Anda dipenuhi tawa, hangat, dan rasa syukur.
Dan ketika Anda kembali merencanakan buka bersama, semoga selalu menemukan meja yang cukup untuk semua cerita.
Warung tengkleng bu jito dlidir Pusat :
Instagram kami :
View this post on Instagram
