Solo memiliki banyak kuliner khas yang melegenda, dan sebagian besar bisa ditemukan di sekitar Masjid Sheikh Zayed. Kuliner khas ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Cita rasa manis gurih dan penggunaan rempah tradisional membuat kuliner Solo mudah dikenali dan disukai.
Kuliner Tradisional yang Wajib Dicoba
Berbagai masakan khas Solo dapat dinikmati tanpa harus pergi jauh dari kawasan masjid.
Panduan Kuliner Lengkap
Untuk mengetahui daftar kuliner khas Solo yang direkomendasikan, kunjungi
tempat makan ideal dekat Masjid Sheikh Zayed.
Warung tengkleng bu jito dlidir Pusat :
dan juga :
Instagram kami :
View this post on Instagram
Tengkleng Solo Haji Jito Dlidir: Kuliner Legendaris, Rasa Tak Tergantikan!
View this post on Instagram
Seragam batik berkualitas dengan harga terjangkau. Urusan harga, Anda mendapat harga kain batik mulai dari Rp 33.000,- permeter.
Lebih dari Sekedar Tengkleng
Selain Tengkleng Kepala Kambing, Warung Dlidir juga menyajikan beragam menu lain yang tak kalah lezat, diantaranya:
Tengkleng Kambing (Rp 30.000): Menu klasik dengan isian tulang kambing, daging, dan jeroan yang melimpah. Anda bisa memilih bagian yang disukai, seperti iga, kaki, atau tulang sumsum.
Gulai Kambing Lokal (Rp 20.000): Gulai kambing dengan kuah kental berwarna kuning kecoklatan, kaya akan aroma rempah seperti kunyit, jahe, lengkuas, dan ketumbar. Daging kambingnya empuk dan gurih, cocok disantap dengan nasi hangat.
Sate Buntel (Rp 40.000): Sate buntel merupakan salah satu jenis sate khas Solo. Daging kambing cincang yang dibumbui kemudian dibungkus dengan lemak tipis, dibakar hingga matang, dan disajikan dengan bumbu kacang yang kental dan gurih.
Sate Kambing Lokal (Rp 30.000): Sate kambing dengan potongan daging yang lebih kecil, ditusuk dengan tusukan bambu, dan dibakar hingga matang sempurna. Anda bisa memilih sate dengan bumbu kacang atau kecap manis sesuai selera.
