Masjid Sheikh Zayed Solo tidak hanya menjadi pusat ibadah dan wisata religi, tetapi juga dikelilingi oleh berbagai pilihan kuliner khas Solo. Salah satu yang paling banyak diburu oleh wisatawan dan jamaah adalah kuliner kambing dekat Masjid Sheikh Zayed. Olahan kambing khas Solo terkenal dengan cita rasa gurih, kaya rempah, dan porsi yang mengenyangkan.
Kuliner kambing menjadi favorit karena cocok disantap setelah beribadah, terutama saat makan siang atau malam. Berbagai menu seperti tengkleng, tongseng, sate buntel, hingga oseng kambing mudah ditemukan di kawasan sekitar masjid.
Kenapa Kuliner Kambing Selalu Jadi Pilihan?
Daya tarik utama kuliner kambing khas Solo terletak pada cara pengolahan tradisional yang mempertahankan rasa autentik. Bumbu rempah dimasak perlahan sehingga menghasilkan rasa yang meresap tanpa bau prengus.
Selain itu, harga kuliner kambing di sekitar Masjid Sheikh Zayed relatif terjangkau dan cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari wisatawan, keluarga, hingga rombongan besar.
Bagian dari Tempat Makan Ideal di Sekitar Masjid
Kuliner kambing merupakan bagian penting dari pilihan
tempat makan ideal dekat Masjid Sheikh Zayed
yang banyak direkomendasikan. Dengan rasa lezat dan lokasi strategis, kuliner ini selalu masuk daftar wajib saat berkunjung ke kawasan Masjid Sheikh Zayed Solo.
Warung tengkleng bu jito dlidir Pusat :
dan juga :
Instagram kami :
View this post on Instagram
Tengkleng Solo Haji Jito Dlidir: Kuliner Legendaris, Rasa Tak Tergantikan!
View this post on Instagram
Seragam batik berkualitas dengan harga terjangkau. Urusan harga, Anda mendapat harga kain batik mulai dari Rp 33.000,- permeter.
Lebih dari Sekedar Tengkleng
Selain Tengkleng Kepala Kambing, Warung Dlidir juga menyajikan beragam menu lain yang tak kalah lezat, diantaranya:
Tengkleng Kambing (Rp 30.000): Menu klasik dengan isian tulang kambing, daging, dan jeroan yang melimpah. Anda bisa memilih bagian yang disukai, seperti iga, kaki, atau tulang sumsum.
Gulai Kambing Lokal (Rp 20.000): Gulai kambing dengan kuah kental berwarna kuning kecoklatan, kaya akan aroma rempah seperti kunyit, jahe, lengkuas, dan ketumbar. Daging kambingnya empuk dan gurih, cocok disantap dengan nasi hangat.
Sate Buntel (Rp 40.000): Sate buntel merupakan salah satu jenis sate khas Solo. Daging kambing cincang yang dibumbui kemudian dibungkus dengan lemak tipis, dibakar hingga matang, dan disajikan dengan bumbu kacang yang kental dan gurih.
Sate Kambing Lokal (Rp 30.000): Sate kambing dengan potongan daging yang lebih kecil, ditusuk dengan tusukan bambu, dan dibakar hingga matang sempurna. Anda bisa memilih sate dengan bumbu kacang atau kecap manis sesuai selera.
