Jam Ramai Kuliner Ramadhan Solo: Waktu Terbaik Datang Supaya Tidak Kehabisan Suasana
Ramadhan di Solo bukan hanya soal tempat makan, tetapi soal waktu datang. Anda bisa datang ke warung terbaik, tetapi jika datang di menit yang salah, suasananya berbeda. Kursi penuh, parkir padat, dan obrolan terasa terburu. Sebaliknya, ketika datang di waktu yang pas, bahkan warung sederhana terasa seperti ruang tamu sendiri.

Karena itu memahami jam ramai kuliner Ramadhan Solo sering lebih penting daripada memilih menu. Waktu menentukan rasa, bukan hanya bumbu. Orang Solo percaya, makanan yang sama bisa terasa berbeda hanya karena dimakan di menit yang berbeda.
Bila Anda ingin melihat gambaran besar perjalanan makan selama puasa, Anda bisa membaca panduan kuliner Ramadhan Solo 2026. Setelah itu, barulah Anda tahu kenapa beberapa orang sengaja datang lebih awal, sementara yang lain justru menunggu malam.
Pukul 16.30 – Kota Mulai Berbisik
Setengah lima sore, Solo belum ramai, tetapi sudah bergerak. Pedagang menata meja, kursi dilap, dan kompor mulai menyala pelan. Banyak keluarga datang lebih awal agar anak-anak tidak lelah menunggu. Sebagian membeli minuman dulu, lalu duduk santai setelah berkeliling di pasar takjil Solo.
Pukul 17.30 – Gelombang Pertama
Menjelang setengah enam, suasana berubah. Motor mulai memenuhi tepi jalan. Orang pulang kerja langsung berhenti tanpa pulang dulu. Biasanya mereka menuju tempat buka puasa Solo yang sudah direncanakan sejak siang.
Pukul 18.00 – Puncak Senja
Lima menit sebelum adzan adalah titik paling padat. Semua kursi terisi dan setiap orang memegang gelas tanpa diminum. Jika Anda ingin suasana ramai penuh energi, datanglah di jam ini.
Setelah Adzan – Kota Menarik Napas
Sepuluh menit setelah berbuka, suasana tiba-tiba tenang. Di Warung Tengkleng Bu Jito Dlidir, pengunjung sering membuka halaman Sate kambing solo terkenal sebelum memesan. Parkir luas membuat mobil keluarga, bus, maupun elf berhenti nyaman. Di dalam ada mushola dan toilet bersih sehingga rombongan betah.
Pukul 19.30 – Waktu Keluarga
Selepas maghrib hingga sebelum tarawih, suasana paling hangat. Banyak pengunjung memilih hidangan seperti yang dibahas pada tengkleng untuk buka puasa karena terasa pas di waktu ini.
Pukul 21.00 – Babak Kedua Malam
Setelah tarawih, kota lebih santai. Sebagian orang kembali keluar dan membaca alasan kenapa mereka tetap berburu rasa malam hari dalam kenapa kuliner Solo saat Ramadhan lebih enak.
Penutup
Mengetahui jam ramai bukan untuk menghindari orang, tetapi untuk menemukan suasana yang Anda cari. Solo tidak pernah benar-benar sepi saat Ramadhan — ia hanya berubah tempo.
Untuk reservasi rombongan Anda dapat menghubungi WhatsApp 0822 6565 2222.
Semoga perjalanan berbuka Anda selalu sehat, nyaman, dan penuh keberkahan. Aamiin.
Warung tengkleng bu jito dlidir Pusat :
Instagram kami :
View this post on Instagram