Tempat Makan Keluarga Setelah Tarawih di Sekitar Masjid Zayed Solo

Tempat Makan Setelah Tarawih di Sekitar Masjid Zayed Solo yang Nyaman dan Tidak Ribet

Salat Tarawih di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo selalu meninggalkan rasa tenang yang sulit dijelaskan. Namun, setelah rangkaian ibadah malam selesai, perut sering kali kembali meminta perhatian. Di momen inilah banyak jamaah mulai mencari tempat makan setelah Tarawih yang nyaman, tidak terlalu ramai, dan mudah dijangkau.

Tempat Makan Setelah Tarawih di Sekitar Masjid Zayed Solo

Untungnya, kawasan sekitar Masjid Zayed Solo—khususnya Gilingan dan Joglo—menyimpan banyak pilihan kuliner malam. Mulai dari masakan Jawa rumahan, soto hangat, sate, hingga tengkleng legendaris, semuanya bisa dinikmati tanpa harus berdesakan.

Agar agenda malam Anda lebih tertata, panduan waktu berbuka dan alur kegiatan Ramadan bisa Anda baca di artikel jadwal buka puasa Masjid Zayed Solo 2026.

Mengapa Makan Setelah Tarawih Perlu Strategi?

Berbeda dengan waktu Magrib, makan setelah Tarawih memiliki karakter yang unik. Jamaah sudah lebih santai, tetapi stamina mulai menurun. Karena itu, tempat makan ideal setelah Tarawih harus memenuhi tiga syarat utama: dekat, nyaman, dan cepat disajikan.

Selain itu, suasana juga berpengaruh. Tempat yang terlalu bising bisa menghilangkan ketenangan yang baru saja dirasakan di masjid. Inilah alasan mengapa banyak jamaah memilih lokasi yang sedikit menjauh dari gerbang utama.

Kawasan Gilingan: Pusat Kuliner Malam Favorit Jamaah

Setelah Tarawih, arus jamaah di sekitar Masjid Zayed perlahan terurai. Kawasan Gilingan menjadi tujuan favorit karena jaraknya dekat, jalannya lebar, dan pilihan makannya beragam.

Rekomendasi lengkap tentang ragam rasa di area ini bisa Anda baca di artikel kuliner favorit jamaah Ramadan di sekitar Masjid Zayed Solo.

RM Nyipto: Masakan Jawa yang Menenangkan

Bagi keluarga yang menginginkan suasana tenang dan menu rumahan, Rumah Makan Nyipto di Jalan Ahmad Yani No. 188 menjadi pilihan utama. Menu prasmanan Jawa seperti sayur lodeh, urap, ayam goreng, dan aneka lauk tersedia lengkap.

Tempatnya luas, bersih, dan memiliki lantai dua ber-AC. RM Nyipto biasanya buka hingga sekitar pukul 22.00 WIB, sangat pas untuk makan malam setelah Tarawih tanpa terburu-buru.

Soto Boyolali Hajah Hesty: Hangat dan Praktis

Jika Anda menginginkan santapan ringan, Spesial Soto Boyolali Hajah Hesty yang berada di sekitar depan Masjid Zayed bisa menjadi opsi cepat. Soto daging sapi dengan kuah kental gurih ini sering menjadi pilihan jamaah yang ingin segera pulang atau melanjutkan ibadah malam.

Semangkuk soto hangat terasa seperti pelukan kecil bagi perut setelah seharian berpuasa dan beribadah.

Sate Kambing Bang Tigor: Favorit Pecinta Olahan Kambing

Di sisi timur Masjid Zayed, Sate Kambing Bang Tigor dikenal dengan sate kambing, tongseng, dan nasi gorengnya. Harganya terjangkau dan porsinya cukup mengenyangkan.

Tempat ini cocok bagi jamaah yang ingin menikmati olahan kambing tanpa harus pergi terlalu jauh.

Nasi Goreng Sambalado: Pedas untuk Penutup Malam

Bagi pecinta pedas, Nasi Goreng Sambalado di Jalan Ahmad Yani bisa menjadi pilihan. Warung ini biasanya buka hingga tengah malam dan menawarkan sensasi pedas yang membangunkan kembali semangat.

Menu ini cocok bagi jamaah muda atau rombongan kecil yang ingin nongkrong sebentar setelah Tarawih.

Sate Ayam Madura Cak Munir: Praktis dan Familiar

Jika Anda ingin menu yang lebih ringan dan cepat saji, Sate Ayam Madura Cak Munir di Jalan Ahmad Yani No. 114 patut dipertimbangkan. Rasa bumbu kacangnya familiar dan cocok untuk segala usia.

Warung Tengkleng Solo Bu Jito Dlidir: Nyaman untuk Rombongan

Bagi jamaah yang datang bersama keluarga besar atau rombongan bus, pilihan paling nyaman setelah Tarawih adalah Warung Tengkleng Solo Bu Jito Dlidir. Lokasinya berada di Jalan Kolonel Sugiyono No. 67, Joglo, sekitar 1 km dari Masjid Zayed.

Warung ini dikenal fokus pada kenyamanan konsumen. Area parkirnya luas, bus dan elf bisa parkir dengan mudah. Di dalam area tersedia mushola dan toilet bersih, sehingga jamaah tetap nyaman meski datang berombongan.

Di warung tengkleng Solo Dlidir tersedia menu perkambingan spesial. Tengkleng Solo dengan kuah rempah berkualitas tinggi dibanderol Rp 40.000 per porsi. Tengkleng masak rica hadir seharga Rp 45.000 per porsi.

Untuk kebersamaan, tersedia tengkleng kepala kambing plus empat kaki seharga Rp 150.000 per porsi yang bisa dinikmati 4 hingga 8 orang. Sate buntel dari kambing lokal berkualitas dijual Rp 40.000 untuk dua tusuk.

Bagi yang ingin menu hemat, Oseng Dlidir berupa paket tongseng, nasi, dan es jeruk tersedia hanya Rp 20.000. Ada pula sego gulai kambing Rp 10.000 yang saat ini tersedia pada malam hari.

Informasi lengkap mengenai lokasi dan panduan akses dapat Anda lihat di halaman tempat makan dekat Masjid Zayed.

Waktu Ideal Makan Setelah Tarawih

Secara umum, waktu terbaik untuk makan setelah Tarawih adalah sekitar pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Pada jam ini, kepadatan sudah jauh berkurang dan suasana lebih tenang.

Panduan waktu kunjungan secara detail juga kami bahas di artikel waktu terbaik ke Masjid Zayed saat Ramadan.

Bagian dari Wisata Religi Ramadan

Makan setelah Tarawih bukan sekadar mengisi perut. Ia adalah bagian dari rangkaian wisata religi Ramadan yang utuh, terutama bagi keluarga dan jamaah luar kota.

Jika Anda ingin menyusun agenda yang lebih menyeluruh, panduan lengkapnya bisa dibaca di artikel wisata religi Ramadan di Masjid Zayed Solo.

Penutup

Menentukan tempat makan setelah Tarawih di sekitar Masjid Zayed Solo akan sangat memengaruhi kenyamanan malam Anda. Dengan pilihan yang tepat, ketenangan ibadah tetap terjaga dan kebersamaan keluarga semakin hangat.

Kami mendoakan, semoga setiap langkah Anda diberi kesehatan, setiap ibadah dilimpahi keberkahan, dan setiap hidangan yang Anda nikmati membawa rezeki yang barokah. Semoga Ramadan Anda di Solo selalu penuh ketenangan dan kenangan indah.

Warung tengkleng bu jito dlidir Pusat :

Instagram kami :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *