Menu Buka Puasa Favorit Jamaah Masjid Zayed Solo

Menu Buka Puasa Favorit Jamaah Masjid Zayed Solo: Dari Takjil Berkah hingga Kuliner Legendaris

Berbuka puasa di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo bukan hanya soal mengakhiri lapar dan dahaga. Di sini, waktu berbuka menjadi momen kebersamaan yang hangat, penuh rasa syukur, dan sarat kenangan. Setiap hari selama Ramadan, ribuan jamaah berkumpul, duduk berdampingan, dan menikmati hidangan yang disiapkan dengan penuh kepedulian.

Menu Buka Puasa Favorit Jamaah Masjid Zayed Solo

Bagi Anda yang berencana berbuka di kawasan ini, mengetahui menu buka puasa favorit Masjid Zayed Solo akan membantu menyusun agenda dengan lebih tenang. Kami merangkum pengalaman jamaah agar Anda bisa menikmati Ramadan tanpa terburu-buru.

Untuk konteks Ramadan secara menyeluruh, Anda bisa membaca panduan utama di artikel Ramadan di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

Dua Gaya Berbuka Puasa di Masjid Zayed Solo

Momen berbuka di Masjid Zayed Solo menghadirkan dua pengalaman kuliner yang berbeda namun saling melengkapi. Pertama, takjil gratis di dalam area masjid yang penuh berkah. Kedua, kuliner khas Solo di sekitar masjid yang mengenyangkan.

Keduanya memiliki daya tarik masing-masing, tergantung kebutuhan Anda dan rombongan yang datang bersama.

Takjil Favorit Jamaah di Area Masjid

Menjelang azan Magrib, selasar dan pelataran masjid dipenuhi jamaah yang menunggu dengan sabar. Takjil dibagikan secara tertib, mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi ruh Ramadan.

Menu takjil yang sering menjadi favorit antara lain kurma premium kiriman dari Uni Emirat Arab. Kurma ini menjadi simbol sunnah sekaligus sumber energi instan setelah seharian berpuasa.

Selain kurma, kudapan lokal seperti sosis Solo, roti, dan jajanan tradisional juga sering hadir. Kombinasi ini membuat takjil terasa akrab di lidah, seolah masjid sedang merangkul budaya Jawa dengan hangat.

Untuk memastikan Anda tidak tertinggal waktu, sebaiknya menyesuaikan agenda dengan jadwal buka puasa Masjid Zayed Solo 2026.

Nasi Box Nusantara: Mengenyangkan dan Praktis

Selain takjil ringan, pengelola masjid juga menyiapkan ribuan nasi box setiap harinya. Menu nasi box biasanya berisi masakan Nusantara seperti ayam bakar, ayam goreng, hingga nasi liwet khas Solo.

Penyajiannya higienis dan praktis, cocok untuk jamaah yang ingin langsung kembali ke masjid untuk melanjutkan ibadah Tarawih.

Makan Berat Setelah Magrib: Favorit Jamaah Rombongan

Bagi Anda yang datang bersama keluarga besar atau rombongan, makan berat setelah Magrib sering kali menjadi agenda penting. Banyak jamaah memilih berbuka ringan di masjid, lalu melanjutkan makan malam di luar agar lebih santai.

Rekomendasi kuliner lengkapnya bisa Anda temukan di artikel kuliner favorit jamaah Ramadan di sekitar Masjid Zayed Solo.

Tengkleng Solo Bu Jito Dlidir: Menu Wajib Setelah Berbuka

Salah satu destinasi kuliner yang paling sering disebut jamaah adalah Warung Tengkleng Solo Bu Jito Dlidir. Lokasinya hanya sekitar 1 km dari Masjid Zayed, tepatnya di Jalan Kolonel Sugiyono No. 67, Joglo, Surakarta.

Warung ini dikenal sebagai dapur rakyat yang mengutamakan kenyamanan konsumen. Area parkirnya luas, bus maupun elf bisa parkir dengan mudah. Di dalamnya tersedia mushola dan toilet bersih, sehingga jamaah tetap nyaman.

Di warung tengkleng Solo Dlidir tersedia menu perkambingan spesial. Tengkleng Solo dengan kuah rempah berkualitas tinggi dibanderol Rp 40.000 per porsi. Kuahnya ringan dan tidak membuat enek.

Bagi penyuka pedas, tengkleng masak rica seharga Rp 45.000 per porsi menjadi pilihan tepat. Rasa pedasnya hangat, pas untuk mengembalikan energi setelah puasa.

Untuk rombongan besar, tengkleng kepala kambing plus empat kaki kambing seharga Rp 150.000 bisa dinikmati bersama oleh 4 hingga 8 orang. Menu ini sering menjadi pusat kebersamaan di meja makan.

Sate buntel dari bahan kambing lokal berkualitas juga menjadi favorit, dibanderol Rp 40.000 untuk dua tusuk besar. Teksturnya empuk dan aromanya menggoda.

Pilihan Hemat yang Tetap Mengenyangkan

Tidak semua jamaah mencari menu besar. Untuk pilihan hemat, Oseng Dlidir hadir sebagai paket tongseng, nasi, dan es jeruk dengan harga Rp 20.000.

Khusus malam hari, tersedia pula sego gulai kambing seharga Rp 10.000. Menu ini sangat diminati jamaah yang ingin makan cepat sebelum kembali ke masjid.

Kapan Waktu Terbaik Menikmati Menu Favorit Ini?

Agar pengalaman makan lebih nyaman, Anda bisa menyesuaikan waktu kunjungan. Panduan lengkapnya kami bahas di artikel waktu terbaik ke Masjid Zayed saat Ramadan.

Jika datang bersama keluarga, Anda juga bisa mempertimbangkan referensi restoran keluarga dekat Masjid Zayed Solo.

Tips Agar Buka Puasa Tetap Nyaman

  • Datang lebih awal jika ingin menikmati takjil di masjid.
  • Jika membawa rombongan, lakukan reservasi tempat makan.
  • Atur waktu makan agar tidak bertabrakan dengan Tarawih.

Penutup

Menu buka puasa favorit Masjid Zayed Solo bukan sekadar daftar hidangan. Ia adalah bagian dari pengalaman Ramadan yang utuh, mulai dari takjil sederhana hingga tengkleng legendaris yang menghangatkan.

Kami mendoakan, semoga setiap hidangan yang Anda nikmati membawa kesehatan, keberkahan, dan rezeki yang barokah. Semoga Ramadan Anda di Solo selalu dipenuhi rasa syukur dan ketenangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *