Selain tengkleng, sate buntel juga menjadi kuliner khas Solo yang banyak dicari pengunjung Masjid Sheikh Zayed. Sate buntel dekat Masjid Sheikh Zayed sering dijadikan menu utama saat makan siang maupun makan malam.
Sate buntel dibuat dari daging kambing cincang yang dibungkus lemak tipis, lalu dibakar hingga matang. Proses ini menghasilkan tekstur yang lembut, juicy, dan kaya rasa.
Daya Tarik Sate Buntel Khas Solo
Aroma bakaran sate buntel sangat menggugah selera. Biasanya disajikan bersama nasi putih hangat dan sambal kecap, menjadikannya menu favorit untuk makan bersama.
Bahan kambing lokal berkualitas juga menjadi faktor utama kelezatan sate buntel Solo.
Referensi Kuliner Terbaik
Sate buntel merupakan bagian penting dari rekomendasi
tempat makan ideal dekat Masjid Sheikh Zayed
yang wajib dicoba oleh wisatawan maupun jamaah.
π² Kambing Muda Pak Soleh
Rasa asli Solo β’ Hangat β’ Kaya rempah
π₯ Menu Favorit ( Sudah Sama Nasi )
| Tengkleng Solo Dlidir | Rp 40.000 |
| Tengkleng kwali (15β20 porsi) | Rp 500.000 |
| Rica-rica Tengkleng | Rp 45.000 |
| Kepala Kambing Utuh + 4 kaki | Rp 150.000 |
| Sate buntel 1 tusuk | Rp 20.000 |
| Sate kambing muda 5 tusuk | Rp 30.000 |
| Sate Kronyos 5 tusuk plus nasi | Rp 15.000 |
| Tongseng | Rp 20.000 |
| Sego Gulai Dlidir | Rp 10.000 |
Di sini, tengkleng bukan sekadar makananβ
ia bercerita lewat asap, rempah, dan rasa yang menempel di ingatan.
β Parkir luas (bus & elf)
β Mushola & toilet
β Nyaman untuk rombongan
π 0822 6565 2222
π₯ Buka sampai 12 malam β’ Disarankan reservasi
Kambing Muda Pak Soleh :
