Tempat Makan Tradisional Solo Dekat Masjid Zayed yang Wajib Dicoba
Solo punya tradisi kuliner yang tidak hanya kaya rasa, tetapi juga penuh cerita. Di sekitar Masjid Zayed Solo, ada banyak tempat makan tradisional Solo yang siap menyapa lidah Anda dengan cita rasa otentik. Dari tengkleng hangat, sate buntel yang juicy, hingga nasi liwet yang bersahaja — semuanya punya tempat yang istimewa di hati warga lokal maupun jamaah yang datang dari luar kota.
Artikel ini kami susun sebagai panduan untuk membantu Anda menemukan tempat makan tradisional Solo yang tidak hanya dekat dengan Masjid Zayed, tetapi juga punya rasa yang ramah di lidah dan suasana yang nyaman untuk seluruh keluarga. Yuk kita telusuri bersama!
Kalau Anda ingin panduan kuliner yang lebih luas setelah ibadah, jangan lewatkan panduan utama kami di wisata kuliner dekat Masjid Zayed Solo.
Apa Itu Kuliner Tradisional Solo?
Kuliner tradisional Solo adalah warisan rasa yang sudah berakar lama di budaya Jawa. Makanan-makanan ini biasanya dibuat dengan resep turun-temurun dan bahan lokal yang mudah ditemui. Rasa tradisional Solo tidak berlebihan, tapi selalu meninggalkan kesan hangat di lidah.
Beberapa menu tradisional yang sering dijumpai di sekitar Masjid Zayed Solo antara lain tengkleng, sate buntel, tongseng, nasi liwet, dan bakmi Jawa. Semua ini punya pangsa pasar sendiri, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Rekomendasi Tempat Makan Tradisional Solo De dekat Masjid Zayed
Berikut beberapa tempat makan tradisional yang jaraknya dekat dengan Masjid Zayed Solo dan sering direkomendasikan jamaah serta warga lokal:
Warung Tengkleng Solo Dlidir — Pusat Kuliner Tradisional
Salah satu tempat yang paling sering disebut jamaah ketika membahas kuliner tradisional Solo adalah Warung Tengkleng Solo Dlidir. Lokasinya hanya beberapa menit berjalan kaki dari Masjid Zayed Solo, jadi sangat cocok untuk makan setelah sholat.
Warung ini menawarkan menu-menu tradisional Solo yang sudah jadi favorit banyak orang, seperti:
- Tengkleng Solo — kuah rempah berkualitas tinggi, Rp 40.000 per porsi
- Tengkleng masak rica — pilihan lebih pedas, Rp 45.000 per porsi
- Tengkleng Solo kepala kambing + 4 kaki kambing — cukup untuk 4–8 orang, Rp 150.000 per porsi
- Sate buntel (2 tusuk), Rp 40.000
- Oseng Dlidir (tongseng + nasi + es jeruk), Rp 20.000
- Sego gulai kambing — Rp 10.000 (tersedia malam hari)
Menu-menu tradisional ini bukan hanya lezat, tetapi juga dibuat dengan cara yang menjaga cita rasa Solo otentik. Ditambah dengan fasilitas parkir luas yang bisa menampung bus atau elf, mushola yang bersih, serta toilet yang rapi, membuat pengalaman makan Anda bersama keluarga atau rombongan semakin nyaman.
Warung Nasi Liwet Tradisional
Nasi liwet adalah makanan khas Solo yang berbasis nasi yang dimasak bersama santan dan rempah ringan. Rasanya hangat dan ramah di lidah, cocok untuk semua anggota keluarga — termasuk anak-anak yang mungkin belum terlalu familiar dengan menu kambing.
Beberapa warung nasi liwet di sekitar Masjid Zayed Solo menyediakan lauk tradisional seperti ayam goreng, tempe bacem, dan sambal khas Solo. Menu ini sering menjadi pilihan keluarga yang menginginkan rasa tradisional tanpa rasa berat.
Bakmi Jawa Klasik
Bakmi Jawa adalah menu tradisional yang sering dicari jamaah setelah sholat siang atau malam. Tekstur mienya kenyal dan kuahnya ringan, menjadikannya pilihan yang pas untuk makan yang tidak terlalu berat. Beberapa warung bakmi Jawa ini juga punya versi pedas manis yang disesuaikan dengan cita rasa Solo.
Jika Anda ingin kembali merasakan cita rasa klasik Solo yang sederhana namun menggugah selera, bakmi Jawa bisa menjadi alternatif yang menyenangkan.
Kombinasi Kuliner Tradisional yang Sering Dipilih
Beberapa jamaah kerap memadukan beberapa menu tradisional dalam satu waktu makan, misalnya:
- Tengkleng Solo sebagai menu utama;
- Sate buntel sebagai pelengkap protein;
- Nasi liwet atau Bakmi Jawa sebagai pengisi perut yang lebih ringan.
Perpaduan ini memberi variasi rasa yang pas — gurih, rempah, dan kenyang tanpa terlalu berat di perut.
Tips Menikmati Kuliner Tradisional Solo
Agar pengalaman Anda menikmati kuliner tradisional Solo semakin sempurna, berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti:
- Jangan ragu bertanya ke penjual mengenai menu rekomendasi hari itu.
- Lihat porsi dan ukuran sebelum memesan — banyak warung tradisional memberi porsi cukup besar.
- Pilih tempat makan dengan fasilitas lengkap supaya keluarga atau rombongan merasa nyaman.
Dengan cara ini, Anda tidak hanya mendapatkan rasa yang enak, tetapi juga pengalaman yang lebih menyenangkan.
Kenyamanan dan Fasilitas di Sekitar Masjid Zayed Solo
Banyak tempat makan tradisional di sekitar Masjid Zayed Solo menyediakan fasilitas yang mendukung kenyamanan konsumen. Beberapa hal yang bisa Anda temukan misalnya:
- Area parkir yang luas — cocok untuk mobil pribadi, bus wisata, atau elf rombongan.
- Mushola bersih — sehingga Anda dan keluarga bisa kembali menunaikan ibadah setelah makan.
- Toilet yang terawat — penting untuk kenyamanan keluarga terutama anak kecil dan orang tua.
Kombinasi rasa dan fasilitas membuat wisata kuliner tradisional Solo di sekitar Masjid Zayed terasa menyenangkan untuk semua kalangan.
Penutup — Rasa Tradisional Solo yang Tak Pernah Usang
Tempat makan tradisional Solo dekat Masjid Zayed Solo menyajikan lebih dari sekadar makanan. Ia menghadirkan cita rasa yang akrab, suasana yang ramah, dan pengalaman kuliner yang saling melengkapi ibadah Anda.
Untuk rekomendasi lainnya atau info lebih lanjut, kunjungi tengklengsolo.com atau klik WhatsApp 0822 6565 2222. Kami mendoakan semoga Anda dan keluarga selalu sehat, rezekinya lancar, dan setiap pengalaman wisata kuliner penuh barokah. Selamat menikmati tradisi rasa Solo!
Warung tengkleng bu jito dlidir Pusat :
Instagram kami :
View this post on Instagram










