Serabi Notosuman: Oleh-Oleh Khas Solo Legendaris yang Wajib Dibawa Pulang.
Kalau ngomongin oleh-oleh khas Solo, rasanya dosa besar kalau tidak menyebut Serabi Notosuman. Jajanan legendaris ini bukan cuma sekadar kue tradisional, tapi sudah jadi ikon kota Solo yang eksistensinya bertahan lintas generasi. Dari zaman kakek-nenek kita masih pacaran naik sepeda ontel, sampai sekarang anak muda sibuk update story Instagram, serabi ini tetap jadi primadona.
Buat kamu yang sedang liburan ke Solo atau sekadar lewat sebentar, Serabi Notosuman hampir selalu masuk daftar buruan wajib. Bahkan banyak orang rela antre panjang demi membawa pulang oleh-oleh khas Solo yang satu ini. Nah, di artikel pilar ini kita bakal kupas tuntas tentang Serabi Notosuman, mulai dari sejarah, keunikan, harga, lokasi, sampai tips membelinya biar nggak zonk.
Siapkan kopi, rebahan yang nyaman, karena kita akan bahas lengkap dan santai ala tengklengsolo.com 😄
Apa Itu Serabi Notosuman?
Serabi Notosuman adalah kue tradisional khas Solo yang dibuat dari adonan tepung beras, santan, dan gula. Yang bikin spesial, serabi ini dimasak menggunakan wajan kecil dari tanah liat di atas arang, sehingga menghasilkan aroma khas yang tidak bisa ditiru kompor biasa.
Teksturnya lembut di bagian tengah, sedikit garing di pinggir, dengan rasa gurih manis yang nagih. Biasanya disajikan tanpa kuah, berbeda dengan serabi dari daerah lain yang pakai kinca gula merah.
Nama “Notosuman” sendiri diambil dari nama jalan di Solo, tempat toko serabi legendaris ini berdiri sejak puluhan tahun lalu. Dari situlah akhirnya muncul sebutan Serabi Notosuman.
Kenapa Serabi Notosuman Jadi Oleh-Oleh Khas Solo Favorit?
Ada banyak alasan kenapa Serabi Notosuman selalu diburu wisatawan:
- ✔ Resep turun-temurun yang autentik
- ✔ Dibuat manual satu per satu
- ✔ Aroma khas dari wajan tanah liat
- ✔ Tidak pakai pengawet
- ✔ Cita rasa konsisten dari dulu
Bahkan saking populernya, banyak orang menyebut serabi ini sebagai “oleh-oleh wajib Solo”. Sama wajibnya seperti batik, tengkleng, dan nasi liwet.
Buat kamu yang penasaran dengan cerita panjangnya, bisa baca artikel khusus di sini:
👉 Sejarah Serabi Notosuman Sejak Zaman Dulu
Sejarah Singkat Serabi Notosuman
Serabi Notosuman pertama kali dibuat sekitar tahun 1920-an. Awalnya hanya dijual di lingkungan sekitar kampung, lalu perlahan terkenal karena rasanya yang khas. Resepnya tidak banyak berubah sampai sekarang.
Menariknya, proses pembuatannya masih mempertahankan cara tradisional. Jadi jangan heran kalau antreannya panjang, karena memang dibuat satu per satu, bukan produksi massal.
Kalau kamu suka cerita nostalgia, sejarah lengkapnya bisa kamu baca di artikel ini:
👉 Sejarah Serabi Notosuman
Perbedaan Serabi Notosuman Asli dan KW
Saking populernya, sekarang banyak serabi yang mengaku “Notosuman”. Tapi jangan salah, tidak semuanya asli.
Beberapa ciri serabi Notosuman asli:
- ✔ Dimasak pakai wajan tanah liat
- ✔ Aroma santan kuat
- ✔ Tekstur lembut tapi tidak basah
- ✔ Dijual dalam kemasan daun pisang
Kalau mau lebih detail, baca panduan lengkapnya di:
👉 Perbedaan Serabi Notosuman Asli dan KW
Harga Serabi Notosuman Terbaru
Harga Serabi Notosuman masih tergolong ramah di kantong. Biasanya dijual per box isi 10 atau 20 biji.
Kisaran harga:
- Isi 10: Rp 20.000 – Rp 25.000
- Isi 20: Rp 40.000 – Rp 50.000
Harga bisa berubah tergantung hari dan varian rasa. Update terbarunya bisa kamu cek di sini:
👉 Harga Serabi Notosuman Terbaru
Lokasi Toko Serabi Notosuman
Toko paling terkenal berada di Jalan Notosuman, Solo. Biasanya buka pagi sampai siang, dan sering habis sebelum jam tutup.
Kalau mau tahu cabang dan lokasi lengkapnya:
👉 Lokasi Toko Serabi Notosuman
Varian Rasa Serabi Notosuman
Awalnya cuma ada rasa original. Tapi sekarang ada beberapa varian:
- Original polos
- Coklat
- Keju
- Pisang
- Kombinasi coklat-keju
Favorit wisatawan biasanya tetap yang original karena rasa tradisionalnya lebih terasa.
Detail varian bisa dibaca di:
👉 Varian Rasa Serabi Notosuman
Tips Membeli Serabi Notosuman
Biar tidak kecewa, ikuti tips ini:
- Datang pagi
- Datang hari biasa (bukan weekend)
- Siapkan uang cash
- Jangan datang mepet jam tutup
Tips lengkapnya ada di sini:
👉 Tips Membeli Serabi Notosuman
Waktu Terbaik Beli Serabi Notosuman
Waktu terbaik beli serabi biasanya:
- Pukul 06.00 – 09.00 pagi
- Hari Senin – Kamis
- Bukan musim liburan
Biar nggak antre panjang, baca panduannya di:
👉 Waktu Terbaik Beli Serabi
Cara Menyimpan Serabi Notosuman
Karena tanpa pengawet, serabi sebaiknya:
- Dimakan maksimal 1 hari
- Simpan suhu ruang
- Jangan dimasukkan kulkas
Tips lengkap:
👉 Cara Menyimpan Serabi
Serabi Notosuman vs Jajanan Solo Lainnya
Kalau dibandingkan:
- Serabi: lembut gurih
- Intip: renyah asin
- Rambak: kriuk gurih
- Kue mandarin: manis legit
Perbandingan lengkap:
👉 Serabi vs Jajanan Solo
Ngemil Serabi, Lanjut Makan Tengkleng? Gas!
Kalau sudah puas beli oleh-oleh, jangan lupa mampir makan berat. Rekomendasi wajib:
Warung Tengkleng Solo Dlidir 🎉
Di sini tersedia menu perkambingan spesial:
- Tengkleng kuah rempah berkualitas tinggi – Rp 40.000,-
- Tengkleng masak rica – Rp 45.000,-
- Kepala kambing + 4 kaki kambing – Rp 150.000,- (untuk 4–8 orang)
- Sate buntel kambing lokal – Rp 25.000,-/tusuk
- Oseng dlidir (tongseng + nasi + es jeruk) – Rp 20.000,-
- Sego gulai kambing – Rp 10.000,- (khusus malam)
Fasilitas lengkap:
- ✔ Parkir luas
- ✔ Mushola
- ✔ Toilet
- ✔ Cocok untuk rombongan
Kontak WA: 0822 6565 2222
Info kuliner malam lainnya bisa cek:
👉 Kuliner Malam Solo Murah
Kesimpulan
Serabi Notosuman bukan sekadar jajanan, tapi simbol nostalgia dan kebanggaan kota Solo. Rasanya autentik, prosesnya tradisional, dan selalu berhasil bikin rindu.
Kalau kamu ke Solo, jangan lupa:
- ✔ Beli serabi pagi hari
- ✔ Bawa pulang buat keluarga
- ✔ Lanjut makan tengkleng biar makin mantap 😆
Semoga artikel ini membantu kamu berburu oleh-oleh khas Solo terbaik. Jangan lupa share ke teman biar nggak salah beli serabi KW!
Sampai jumpa di artikel kuliner Solo berikutnya di tengklengsolo.com 👋
