Kuliner Malam Solo Murah dari Dulu Sampai Sekarang

Kuliner Malam Solo Murah dari Dulu: Jejak Legendaris & Rasa Otentik yang Tak Pernah Pudar.

Solo bukan hanya kota budaya, batik, dan keraton — tetapi juga kota kuliner yang kaya tradisi. Salah satu aspek yang paling menarik dari kehidupan malam di Solo adalah munculnya *kuliner malam murah dari dulu*, yang hingga kini masih bertahan dan terus dicari oleh anak muda, pekerja malam, hingga wisatawan yang penasaran.

Kuliner Malam Solo Murah dari Dulu

Dalam artikel ini, kita akan membahas kenapa beberapa menu kuliner malam Solo bisa bertahan dari generasi ke generasi, bagaimana sejarahnya, serta rekomendasi tempat dan menu yang wajib dicoba jika Anda ingin merasakan cita rasa jadul dengan harga yang tetap bersahabat.

Untuk konteks yang lebih luas mengenai kuliner malam Solo murah secara keseluruhan — termasuk menu, lokasi, dan tips — silakan baca panduan pilar kami:
Kuliner Malam Solo Murah Legendaris.


Sejarah Kuliner Malam Solo: Murah dan Melegenda

Kuliner malam murah di Solo tidak muncul secara tiba-tiba. Banyak menu yang berkembang beriringan dengan pertumbuhan masyarakat Solo sendiri — dari pedagang kaki lima tradisional hingga warung-warung yang buka sejak puluhan tahun lalu.
Kuliner malam di Solo biasanya berkisar pada menu berbasis kambing, makanan berkuah, serta jajanan pinggir jalan yang sangat merakyat.

Sejak dulu, Solo dikenal sebagai kota dengan banyak perantau — baik untuk kerja, sekolah, atau berdagang. Banyak pedagang kaki lima yang membuka lapak sejak sore, menyediakan makanan murah, dan tetap buka hingga malam. Tradisi ini akhirnya menjadi bagian gaya hidup kuliner di kota Bengawan itu sendiri.


Menu Kuliner Malam yang Sudah Ada dari Dulu

Berikut adalah beberapa menu legendaris yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kuliner malam Solo sejak dulu:

1. Sego Gule Kambing – Hemat & Legendaris

Salah satu menu yang telah ada sejak dulu dan tetap eksis adalah sego gule kambing. Menu ini berupa nasi putih dengan kuah gule penuh rempah yang biasanya dijual di warung kaki lima sejak malam hingga dini hari. Dengan harga mulai sekitar Rp10.000, sego gule menjadi pilihan favorit pelajar, pekerja malam, atau wisatawan dengan budget terbatas.

Jika Anda ingin mengecek harga menu lainnya yang juga long-lasting di Solo, kunjungi:
Daftar Harga Kuliner Malam Solo Murah.


2. Tengkleng Solo – Hidangan Tradisional Jawanya Solo

Tengkleng adalah menu berbahan dasar kambing yang sudah dikenal sejak dulu sebagai makanan malam khas Solo. Dinikmati bersama keluarga, rombongan, atau sendirian, tengkleng tetap menjadi favorit karena bumbunya yang kuat, kuahnya yang ringan namun penuh cita rasa, serta tekstur daging yang empuk.

Salah satu warung yang sejak lama dikenal oleh warga Solo adalah Warung Tengkleng Solo Dlidir. Rekomendasi menu utama di sini meliputi:

  • Tengkleng Solo kuah rempah – Rp40.000
  • Tengkleng Masak Rica – Rp45.000
  • Tengkleng Kepala Kambing + 4 Kaki – Rp150.000 (cukup untuk 4–8 orang)

Menu klasik seperti ini menunjukkan bagaimana kuliner malam Solo murah bisa tetap relevan dari dulu hingga kini — karena konsistensi rasa, porsi, dan harga yang tetap stabil.

Untuk daftar menu malam lainnya, Anda bisa membaca artikel:
Menu Kuliner Malam Solo Murah.


3. Sate Buntel & Sate Kambing – Cita Rasa Tradisional yang Tak Lekang

Selain makanan berkuah, sate buntel dan sate kambing juga termasuk kuliner malam murah yang sudah ada sejak dulu. Berbentuk tusuk-tusuk daging kambing atau daging cincang yang dibakar perlahan, sate ini sudah menjadi bagian dari jajanan malam Solo sejak banyak pedagang kaki lima berdiri di kawasan pusat kuliner.

Harga sekitar Rp25.000 per tusuk memberi pengalaman cita rasa kambing yang khas tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.


4. Nasi Liwet & Soto Solo – Kuliner Malam Berkuah yang Konsisten

Menu berkuah seperti nasi liwet dan soto Solo juga menjadi bagian dari sejarah kuliner malam Solo. Nasi liwet disajikan dengan bumbu khas yang kaya rasa, sedangkan soto khas Solo punya kuah yang bening, hangat, dan cocok disantap saat malam.

Menu ini menjadi favorit karena konsistensinya — resepnya jarang berubah dari dulu, dan harganya tetap terjangkau (sekitar Rp12.000–Rp18.000).


5. Street Food & Jajanan Malam – Dari Dulu Hingga Sekarang

Selain menu berat di atas, Solo juga kaya akan jajanan kaki lima yang telah ada sejak lama, seperti:

  • Pecel Solo
  • Bakso Solo
  • Gorengan khas Solo
  • Es degan / es kelapa muda

Jajanan tersebut sering ditemukan di gerobak kaki lima malam hari, dan tetap menjadi favorit banyak kalangan sampai sekarang.


Lokasi Kuliner Malam yang Bertahan dari Dulu

Beberapa titik kuliner malam di Solo telah menjadi landmark bagi warga lokal maupun pendatang, karena sejak dulu pedagang berkumpul di area tersebut — dan tetap berdiri hingga kini.

Joglo & Jalan Kolonel Sugiyono

Ini adalah titik kuliner malam yang sangat tua dan tetap ramai setiap malam, terutama oleh pedagang kaki lima yang menjual berbagai menu murah khas Solo.

Kampung Sewu

Sejak dulu, Kampung Sewu menjadi area yang terkenal sebagai “surga kuliner jalanan” Solo. Banyak warung dan pedagang yang sudah berdiri sejak lama tetap setia membuka lapak setiap malam.

Simpang Terminal Tertionadi

Area di sekitar terminal ini sejak dulu menjadi tempat berkumpulnya pedagang malam — dari makanan berat hingga jajanan kecil — dan tetap menjadi pusat favorit kuliner malam Solo hingga sekarang.

Untuk panduan lokasi lain kuliner malam Solo murah, silakan baca:
Lokasi Kuliner Malam Solo Murah.


Kuliner Tradisional Murah vs Kekinian

Di tengah maraknya tempat makan modern dan kekinian, banyak orang masih tetap memilih kuliner malam murah tradisional — terutama yang sudah ada sejak dulu — karena:

  • Rasa autentik yang khas
  • Harga tetap terjangkau
  • Suasana makan yang sederhana dan dekat dengan budaya lokal

Jika Anda ingin mengeksplorasi perbandingan kuliner tradisional murah dan kekinian yang buka malam di Solo, baca:
Kuliner Malam Solo Murah vs Kekinian.


Tips Menikmati Kuliner Malam Murah yang Bertahan dari Dulu

Berikut beberapa tips agar pengalaman kuliner malam murah Solo yang bertahan dari dulu makin lengkap:

  • Datang saat jam ramai (antara 19.00–22.00), karena pedagang sejak dulu buka pada rentang waktu itu.
  • Cicipi menu klasik dulu sebelum mencoba variasi modern atau kekinian.
  • Bawa uang tunai karena banyak warung klasik belum menerima pembayaran digital.

Untuk panduan lengkap cara menikmati kuliner malam Solo saat malam hari, Anda bisa membaca:
Panduan Menikmati Kuliner Malam Solo Murah.


Kesimpulan

Kuliner malam Solo murah yang telah ada sejak dulu tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kota ini. Menu-menu seperti sego gule, tengkleng, sate buntel, nasi liwet, serta jajanan kaki lima tidak hanya menawarkan rasa yang lezat tetapi juga sejarah panjang budaya makan malam masyarakat Solo.

Dengan paduan harga terjangkau dan rasa yang otentik, kuliner malam Solo tetap menjadi magnet wisata kuliner — dari dulu, kini, dan kemungkinan besar akan tetap dicari hingga masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *